Taliban Peringatkan AS Konsekuensi Jika Telat Tarik Pasukan dari Afghanistan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan orang berlari mengejar pesawat kargo militer AU Amerika Serikat yang hendak tinggal landas di bandara Kabul, Afganistan, dalam cuplikan video yang diunggah pada Senin, 16 Agustus 2021. Beberapa warga Afganistan bahkan nekat bergelantungan di roda dan ban pesawat tersebut. Mereka berbondong-bondong meninggalkan negaranya setelah Taliban menguasai Kabul. Twitter/@morkazemian

    Ratusan orang berlari mengejar pesawat kargo militer AU Amerika Serikat yang hendak tinggal landas di bandara Kabul, Afganistan, dalam cuplikan video yang diunggah pada Senin, 16 Agustus 2021. Beberapa warga Afganistan bahkan nekat bergelantungan di roda dan ban pesawat tersebut. Mereka berbondong-bondong meninggalkan negaranya setelah Taliban menguasai Kabul. Twitter/@morkazemian

    TEMPO.CO, Jakarta - Taliban mengultimatum Amerika Serikat segera menyelesaikan penarikan pasukan dari Afghanistan. Kelompok ini memperingatkan AS bahwa ada konsekuensi bila telat dilaksanakan. Batas waktu penarikan adalah 31 Agustus 2021.

    Dalam wawancara dengan Sky News di Doha, juru bicara Taliban Suhail Shaheen mengatakan jika AS meminta perpanjangan waktu, maka mereka memperluas pendudukan. "Ini adalah garis merah. Presiden Joe Biden mengumumkan bahwa pada 31 Agustus mereka akan menarik semua pasukan militer. Jadi jika diperpanjang, itu berarti mereka memperluas pendudukan, sementara tidak perlu untuk itu."

    Shaheen menambahkan, Taliban tak memberi waktu lagi untuk AS atau Inggris untuk melanjutkan evakuasi. Sebabnya perpanjangan waktu akan menimbulkan ketidakpercayaan antara ketiga pihak.

    "Jika AS atau Inggris mencari waktu tambahan untuk melanjutkan evakuasi, jawabannya tidak. Atau akan ada konsekuensinya. Ini akan menciptakan ketidakpercayaan di antara kita. Jika mereka berniat melanjutkan pendudukan, itu akan memicu reaksi," katanya.

    Juru Bicara Departemen Pertahanan AS John Kirby menanggapi pernyataan Taliban. "Kami telah melihat pernyataan publik oleh juru bicara Taliban tentang pandangan mereka pada 31 Agustus, saya pikir kita semua memahami pandangan itu." Kirby menegaskan evakuasi dilakukan secepat mungkin untuk mengeluarkan orang sebanyak mungkin dari Afghanistan.

    Perdana Menteri Inggris Borris Johnson sebelumnya meminta Presiden Joe Biden memperpanjang tenggat waktu bagi pasukan AS di Afghanistan. Hal itu mengingat masih banyaknya warga yang belum terangkut di bandara Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan. Jika tak ada penyesuaian, maka evakuasi warga dari Afghanistan diakhiri Agustus ini.

    Untuk membicarakan hal tersebut, Boris Johnson mengatakan dirinya akan menggelar virtual meeting dengan anggota G7. Amerika adalah salah satu anggotanya. Pertemuan bakal digelar Selasa ini dengan fokus utama krisis di Afghanistan.

    Baca: Boris Johnson Minta Joe Biden Perpanjang Durasi Evakuasi Warga Afghanistan

    SKY NEWS | AL JAZEERA| REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.