Kapal Ever Given Kembali Melintasi Terusan Suez, Kali Ini Tanpa Tersangkut

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kapal kontainer Ever Given, salah satu kapal kontainer terbesar di dunia ditarik oleh dua kapal lainnya saat proses evakuasi setelah tersangkut di Terusan Suez, Mesir 29 Maret 2021. Suez Canal Authority/Handout via REUTERS

    Kapal kontainer Ever Given, salah satu kapal kontainer terbesar di dunia ditarik oleh dua kapal lainnya saat proses evakuasi setelah tersangkut di Terusan Suez, Mesir 29 Maret 2021. Suez Canal Authority/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapal Ever Given kembali melintas di Terusan Suez pada Jumat kemarin, 20 Agustus 2021. Untungnya, kali ini, Ever Given tidak lagi tersangkut di sana selama berhari-hari seperti yang terjadi Maret lalu.

    Kemunculan tersebut adalah yang pertama bagi kapal Ever Given sejak dikembalikan ke pemiliknya Juli lalu usai segala biaya ganti rugi dilunasi. Menurut laporan Reuters, kapal dengan panjat ratusan meter itu dalam perjalanan dari Inggris ke Cina bersama 26 kapal kontainer lainnya.

    "Sekelompok pilot senior dari Otoritas Kanal Suez (SCA) dan dua kapal memandu Ever Given selama perjalanannya melintasi kanal," ujar keterangan pers SCA.

    Apabila menghitung keseluruhan rekam jejaknya, kemunculan Ever Given di Terusan Suez pada Jumat kemarin adalah yang ke-22 kalinya.

    Diberitakan sebelumnya, insiden Ever Given terjadi pada 23 Maret lalu. Pada insiden tersebut, kapal Ever Given tersangkut di Terusan Suez dan 'memblokir' jalur perdagangan internasional itu selama 6 hari. Akibatnya, berbagai kapal kontainer terpaksa menunggu Ever Given disingkirkan atau harus mencari jalur memutar.

    Menurut SCA, insiden itu terjadi karena faktor teknis. Kapal dengan berat 224 ribu ton dan panjang 400 meter itu terlalu ngebut hingga sulit dikendalikan. Data SCA menunjukkan, Ever Given melaju dengan kecepatan 25 kilometer per jam sementara seharusnya 8-9 km/jam.

    Sulit dikendalikannya Ever Given tak lepas dari ukuran setirnya yang terlalu besar. Ukuran tersebut dianggap SCA membuat kapal sulit dikendalikan, apalagi di tengah cuaca buruk seperti di hari kejadian. Andai Ever Given tidak masuk ke terusan saat cuaca buruk itu, SCA yakin insiden tak akan terjadi.

    Atas segala masalah yang ditimbulkan Ever Given, SCA meminta ganti rugi sebesar US$916 juta. Pemilik kapal, Shoei Kisen, tidak menyetujuinya dan balik menawarkan US$150 juta. Ever Given menurunkan nilai ganti rugi ke US$550 juta. Sejak penawaran terakhir itu, nilai tawaran masing-masing pihak tak pernah terungkap hingga dilunasi pada Juli lalu.

    Baca juga: Kapal Ever Given yang Tersangkut di Terusan Suez Dibebaskan Hari Ini

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Mengenal Cacar Monyet atau Monkeypox, Ketahui Penyebaran dan Cara Pencegahannya

    Cacar monyet telah menyebar hingga Singapura, tetangga dekat Indonesia. Simak bagaimana virus cacar itu menular dan ketahui cara pencegahannya.