Dua Dekade Perang AS di Afghanistan Sebelum Taliban Berkuasa Lagi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Hampir dua dekade setelah Amerika Serikat menginvasi Afghanistan, negara itu kini jatuh kembali di bawah kendali Taliban. Pada Minggu, 15 Agustus 2021, Taliban berhasil menguasai ibu kota Kabul dan istana kepresidenan Afganistan. Hal ini membuat Presiden Ashraf Ghani melarikan diri menuju Tajikistan.

    Berikut adalah rekam jejak perang dua dekade Taliban dan Amerika Serikat di Afghanistan.

    1996
    Taliban mendeklarasikan sebagai Kekuatan baru berbasis agama. Di selatan kota Kandahar, para anggota Taliban mengadakan pertemuan besar para ulama dari Afghanistan dan Pakistan.

    Pemimpin Taliban, Mullah Omar mengatakan bahwa Taliban mengandalkan ulama untuk menerapkan hukum syariah di negara tersebut.

    1998
    Taliban menguasai 90 persen Afghanistan. Pada saat itu ulama mengumumkan bahwa musik, sepak bola dan layang-layang dilarang. Pria diminta untuk menumbuhkan janggut dan wanita tidak diizinkan meninggalkan rumah mereka kecuali ditemani oleh kerabat laki-laki. Anak perempuan dilarang mengenyam pendidikan.

    11 September 2001
    Serangan teroris di Amerika Serikat. Kelompok Al Qaeda membajak membajak empat pesawat komersial dan menabrakkan ke World Trade Center di New York dan Pentagon di Washington, DC.

    Presiden George W. Bush bersumpah untuk memenangkan perang melawan terorisme dan kemudian membidik al-Qaeda dan Osama bin Laden di Afghanistan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.