Abdul Ghani Baradar, Pemimpin Taliban dan Calon Kuat Presiden Afganistan

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mullah Abdul Ghani Baradar, pemimpin delegasi Taliban, berbicara selama pembicaraan antara pemerintah Afganistan dan gerilyawan Taliban di Doha, Qatar, 12 September 2020. [REUTERS/Ibraheem al Omari]

    Mullah Abdul Ghani Baradar, pemimpin delegasi Taliban, berbicara selama pembicaraan antara pemerintah Afganistan dan gerilyawan Taliban di Doha, Qatar, 12 September 2020. [REUTERS/Ibraheem al Omari]

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok militan Taliban berhasil menguasai ibu kota Kabul dan istana kepresidenan Afganistan pada Ahad kemarin. Hal ini membuat Presiden Ashraf Ghani melarikan diri menuju Tajikistan.

    Mohammad Naeem, juru bicara kantor politik Taliban, mengatakan kepada Al Jazeera TV jika perang di negara itu telah berakhir. “Hari ini adalah hari besar bagi rakyat Afghanistan dan mujahidin. Mereka telah menyaksikan buah dari upaya dan pengorbanan mereka selama 20 tahun,” katanya dikutip dari Reuters, Senin, 16 Agustus 2021.

    Mengutip dari Association Press, pemerintahan Ashraf Gani sudah mengaku kalah dari Taliban dan mempersiapkan transisi serta transfer kekuasaan kepada pihak Taliban.

    Selain itu, media lokal Afganistan memuat pemberitaan yang menyebutkan bahwa pemimpin Taliban, Abdul Ghani Baradar, sudah dilantik menjadi presiden baru bagi Afganistan pada 15 Agustus 2021.

    Lalu, siapa sebenarnya Abdul Ghani Baradar?

    Abdul Ghani Baradar atau Mullah Baradar Akhund merupakan salah satu pendiri Taliban. Baradar merupakan wakil dari Mullah Mohammed Omar dan pemimpin bagi Queta Shura.

    Baradar dianggap sebagai pimpinan de facto Taliban pada 2009. Setahun kemudian ia ditangkap di Pakistan dan dibebaskan pada 2018.

    Baradar lahir di daerah Rahwod Deh, Oruzgan. Ia merupakan keturunan Durrani Pashtun dari Suku Popalzai. Baradar pernah berjuang bersama Mujahidin Afganistan saat Perang Soviet-Afganistan.

    Selama pemerintahan Taliban yang pertama (1996-2001), Baradar memegang berbagai jabatan, seperti Gubernur Provinsi Herat dan Nimruz, serta Komandan Korps untuk Afganistan Barat.

    Dokumen Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyebutkan bahwa Baradar merupakan mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat dan Komandan Korps Angkatan Darat Pusat Afganistan. Sementara itu, Interpol menyebutkan bahwa Baradar merupakan Wakil Menteri Pertahanan Taliban.

    EIBEN HEIZIER

    Baca juga:

    Kota Jalalabad Afganistan yang Dikuasai Taliban Punya Jalan Raya Mematikan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.