Partai Oposisi Malaysia Tolak Tawaran Muhyiddin Yassin untuk Berkoalisi

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin berbicara selama sesi majelis rendah parlemen, di Kuala Lumpur, Malaysia 26 Juli 2021. [Departemen Informasi Malaysia/Famer Roheni/Handout via Reuters/Files]

TEMPO.CO, Jakarta - Partai-partai oposisi Malaysia dan sekutu utamanya menolak permohonan dukungan dari Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dengan imbalan reformasi politik dan pemilu, dan malah mendesak perdana menteri untuk segera mengundurkan diri.

Kabinet Perikatan Nasional pimpinan Muhyiddin Yassin telah goyah sejak menjabat pada Maret 2020 dengan mayoritas tipis dan koalisi yang tidak stabil. Dia telah menentang seruan untuk mundur, dengan tekanan mencapai puncaknya bulan ini setelah beberapa anggota parlemen dalam koalisinya yang berkuasa menarik dukungan.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Jumat, Muhyiddin Yassin mengakui untuk pertama kalinya bahwa ia tidak memiliki mayoritas dan mendesak anggota parlemen oposisi untuk mendukungnya dalam mosi percaya, dalam upaya untuk menopang pemerintahannya dan mencegah pemilu selama kebangkitan Covid-19, menurut laporan Reuters, 14 Agustus 2021.

Muhyiddin mengatakan setelah mosi tidak percaya selesai, akan ada pemerintahan yang lebih stabil dan inklusif yang mengakui masukan bipartisan dalam mengelola pandemi.

"Saya telah berbicara dengan teman-teman di Kabinet, menteri dan pemimpin di PN, untuk membuat keputusan untuk kepentingan rakyat dan bukan untuk kepentingan pribadi saya," katanya, dikutip dari Malay Mail.

Sebagai imbalan atas dukungan mereka, Muhyiddin berjanji untuk mengamendemen konstitusi untuk membatasi masa jabatan perdana menteri menjadi dua masa jabatan lima tahun, memperkenalkan undang-undang "anti-hopping" untuk mencegah pejabat terpilih pindah partai, dan memastikan usia pemilih minimum adalah langsung diturunkan menjadi 18 dari 21 tahun.

"Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Malaysia di mana seorang perdana menteri mengakui bahwa dia telah kehilangan dukungan mayoritas namun terus secara terbuka meminta dukungan oposisi," kata blok oposisi utama Pakatan Harapan pada Jumat malam.

Pakatan Harapan menyebut Muhyiddin perdana menteri tanpa legitimasi, dan mengatakan tawarannya "tidak tulus".

Partai-partai oposisi dan sekutu utama Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) mengecam tawaran Muhyiddin Yassin, yang juga mencakup peningkatan dana untuk anggota parlemen oposisi, menyebutnya sebagai "penyuapan".

UMNO, yang mengatakan Muhyiddin Yassin wajib mengundurkan diri, sering menentang perdana menteri bahkan setelah setuju untuk membentuk pemerintahan dengannya tahun lalu. Beberapa anggota parlemen UMNO menarik dukungan untuknya bulan ini.

"UMNO tidak dapat mempertimbangkan semua tawaran dari seseorang yang tidak lagi memiliki legitimasi" sebagai perdana menteri, kata presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi.

Pada Jumat, Menteri Wilayah Federal Tan Sri Annuar Musa telah mendesak Ketua Dewan Rakyat Datuk Azhar Azizan Harun untuk mengklarifikasi klaim hilangnya dukungan mayoritas Perdana Menteri Muhyiddin Yassin di parlemen Malaysia.

Baca juga: Oposisi Yakin PM Malaysia Muhyiddin Yassin Akan Kehilangan Jabatannya

REUTERS | MALAY MAIL






Malaysia dan Uni Emirat Arab Teken Kesepakatan Minyak Bersejarah

9 jam lalu

Malaysia dan Uni Emirat Arab Teken Kesepakatan Minyak Bersejarah

Perusahaan minyak Uni Emirat Arab dan perusahaan minyak Malaysia, Petronas, meneken kesepakatan blok minyak non-konvensional darat pertama


Tinjau Ulang Proyek 5G Muhyiddin, Anwar Ibrahim: Tidak Transparan

1 hari lalu

Tinjau Ulang Proyek 5G Muhyiddin, Anwar Ibrahim: Tidak Transparan

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan pemerintahannya akan meninjau rencana jaringan 5G milik negara yang diperkenalkan oleh Muhyiddin Yassin pada 2021.


Anwar Ibrahim: Para Menteri Setuju Potong Gaji 20 Persen

1 hari lalu

Anwar Ibrahim: Para Menteri Setuju Potong Gaji 20 Persen

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memastikan kabinetnya telah menyetujui pemotongan gaji bagi para menteri sebesar 20 persen.


Kabinet Baru Pimpinan Anwar Ibrahim Resmi Dilantik Sore Ini

3 hari lalu

Kabinet Baru Pimpinan Anwar Ibrahim Resmi Dilantik Sore Ini

Kabinet baru Malaysia yang dipimpin Anwar Ibrahim dilantik sore ini. Anwar merangkap jabatan sebagai Menteri Keuangan.


Anwar Ibrahim Rangkap Jabatan Menteri Keuangan, Apa Alasannya?

3 hari lalu

Anwar Ibrahim Rangkap Jabatan Menteri Keuangan, Apa Alasannya?

Jauh sebelum menjadi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim adalah bekas menteri keuangan.


Bersih Kecewa Anwar Ibrahim Rangkap Jabatan dan Zahid Jadi Wakil PM

3 hari lalu

Bersih Kecewa Anwar Ibrahim Rangkap Jabatan dan Zahid Jadi Wakil PM

Koalisi untuk Pemilu Bersih dan Adil (Bersih) kecewa karena Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim merangkap jabatan sebagai menteri keuangan


Anwar Ibrahim Tunjuk Zahid sebagai Wakil PM, meski Tersandung Kasus Dugaan Korupsi

3 hari lalu

Anwar Ibrahim Tunjuk Zahid sebagai Wakil PM, meski Tersandung Kasus Dugaan Korupsi

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menunjuk Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi, yang terjerat kasus hukum, sebagai wakilnya


Ini Susunan Lengkap Kabinet Anwar Ibrahim

3 hari lalu

Ini Susunan Lengkap Kabinet Anwar Ibrahim

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan akan menyambi sebagai menteri keuangan pemerintah persatuannya.


Serba-serbi Balap Sepeda Tour de Siak 2022, Rute Diperluas sampai Pekanbaru

3 hari lalu

Serba-serbi Balap Sepeda Tour de Siak 2022, Rute Diperluas sampai Pekanbaru

Balap sepeda Tour de Siak (TdSi) ke-8 pada 2022 ini diikuti 13 tim yang terdiri dari 8 tim dalam negeri dan 5 tim luar negeri antara lain Malaysia.


PM Malaysia Anwar Ibrahim Tolak Mobil Mewah Mercedes Benz S600, Ini Harga dan Spesifikasinya Termasuk Antipeluru

3 hari lalu

PM Malaysia Anwar Ibrahim Tolak Mobil Mewah Mercedes Benz S600, Ini Harga dan Spesifikasinya Termasuk Antipeluru

Selain menolak gaji, PM Malaysia Anwar Ibrahim juga enggan gunakan mobil dinas Mercedes Benz S600. Berikut harga dan spesifikasinya.