Zardari: Teroris Mumbai Tak Punya Kewarganegaraan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Washington:Presiden Pakistan Asif Ali Zardari membantah keras negaranya terlibat dalam serangan teror di Mumbai pekan lalu. Menurutnya, para penyerang bersenjata itu, merupakan, "Aktor-aktor tak bernegara" yang berusaha menyandera dunia.

    "Saya kira mereka adalah aktor-aktor tanpa kewarganegaraan yang telah beroperasi ke seluruh wilayah. Para penyerang itu, siapapun mereka, adalah aktor tak berkewarganegaraan yang berusaha menyandera dunia," katanya kepada CNN.

    "Negara Pakitan tak mungkin bertanggung jawab," kata Zardari. Sebelumnya, India menuding Pakistan berada dibalik serangan yang menewaskan 188 orang dan melukai 300 lainnya itu. Zardari kembali menekankan negaranya tak terlibat sama sekali. "Kami juga menjadi korban," katanya.

    Pakistan menawarkan kerjasama dalam menginvestigasi serangan teror itu. Namun, mereka menolak menyerahkan 20 orang tersangka warga Pakistan yang diduga berada dibalik serangan itu.

    Zardari juga meragukan klaim India bahwa salah seorang teroris yang ditangkap hidup-hidup dalam serangan selama 60 jam itu adalah seorang warga negara Pakistan. "Kami belum diberi bukti yang sahih bahwa dia benar-benar warga Pakistan. Saya meragukan kalau dia seorang warga Pakistan," ujarnya.

    Sebelumnya Perdana Menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani menyatakan pemerintahnya ingin bukti atas tuduhan India bahwa semua penyerang itu adalah warga Pakistan. CNN dan jaringan televisi lainnya melaporkan bahwa Amerika Serikat sebelumnya telah memperingatkan India pada Oktober bahwa hotel-hotel dan pusat bisnis di Mumbai akan menjadi target penyerangan dari laut.

    AFP | JULI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.