Diduga Terlibat Pelecehan, Gubernur New York Andrew Cuomo Mundur

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur New York Andrew Cuomo memegang masker saat dia dan Sekretaris Gubernur Melissa DeRosa tiba untuk pengarahan harian di New York Medical College selama wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Valhalla, New York, AS , 7 Mei 2020. [REUTERS/Mike Segar]

    Gubernur New York Andrew Cuomo memegang masker saat dia dan Sekretaris Gubernur Melissa DeRosa tiba untuk pengarahan harian di New York Medical College selama wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Valhalla, New York, AS , 7 Mei 2020. [REUTERS/Mike Segar]

    Jakarta - Gubernur New York Andrew Cuomo mengundurkan diri dari jabatannya, pada Selasa, 10 Agustus 2021.

    Politikus Demokrat yang menjabat sejak 2011 ini mengumunkan pengunduran dirinya tepat sepekan setelah Jaksa Agung New York Letitia James merilis hasil penyelidikan independen bahwa Cuomo terlibat dalam pelanggaran hukum. Laporan tersebut menemukan Cuomo meraba-raba, mencium, atau membuat komentar melecehkan kepada 11 perempuan.

    Dalam pidato pengunduran dirinya, Gubernur New York Andrew Cuomo membantah atas tuduhan tersebut.

    "Mengingat situasinya, cara terbaik yang dapat saya bantu sekarang adalah jika saya menyingkir dan membiarkan pemerintah kembali ke pemerintah, dan karena itu lah yang akan saya lakukan," kata Cuomo seperti dikutip dari Reuters.

    Lewat pengunduran diri ini, Cuomo terhindar dari kemungkinan pemecatan melalui proses pemakzulan di badan legislatif. Ia menyatakan pengunduran dirinya akan berlaku dalam 14 hari.

    Jabatan Andrew Cuomo akan diisi oleh Letnan Gubernur Kathy Hochul. Wanita 62 tahun itu akan mengambil alih kursi Gubernur New York hingga Desember 2022. "Saya setuju dengan keputusan Gubernur Cuomo untuk mundur," ujar Hochul. "Ini adalah hal yang benar untuk dilakukan demi kepentingan terbaik warga New York."

    Baca juga : Presiden Joe Biden Sarankan Gubernur Andrew Cuomo Mengundurkan Diri

    FRISKI RIANA | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.