Kalahkan Afghanistan, Taliban Berhasil Ambil Alih Ibu Kota Provinsi Nimruz

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang berdiri di atas kendaraan memegang bendera Taliban ketika orang-orang berkumpul di dekat titik persimpangan Gerbang Persahabatan di kota perbatasan Chaman, Pakistan-Afganistan, Pakistan 14 Juli 2021.[REUTERS / Abdul Khaliq Achakzai]

    Orang-orang berdiri di atas kendaraan memegang bendera Taliban ketika orang-orang berkumpul di dekat titik persimpangan Gerbang Persahabatan di kota perbatasan Chaman, Pakistan-Afganistan, Pakistan 14 Juli 2021.[REUTERS / Abdul Khaliq Achakzai]

    TEMPO.CO, Jakarta - Posisi Taliban kian kuat di Afghanistan. Dikutip dari kantor berita Al Jazeera dan Reuters, mereka berhasil mengambil alih ibu kota provinzin Nimruz, Zaranj, pada Jumat kemarin, 6 Agustus 2021.

    Menurut juru bicara Kepolisian Nimruz, yang enggan disebutkan namanya, jatuhnya Zaranj ke tangan Taliban tak terhindarkan. Penyebabnya, Nimruz tidak mendapatkan cukup bantuan dari pusat untuk memukul mundur serangan Taliban.

    Taliban juga membenarkan kabar yang beredar. Salah seorang sumber dari Taliban mengatakan mereka tengah berpesta atas kemenangan di Zaranj. Adapun Zaranj, kata ia, akan berperan besar untuk memperkuat kuasa Taliban di wilayah perbatasan Afghanistan.

    "Ini akan menjadi awal dari jatuhnya provinsi-provinsi yang lain ke tangan kami. Segera," ujar sumber Taliban.

    Menurut laporan Al Jazeera, hampir semua fasilitas strategis di Zaranj telah diambil alih Taliban. Salah satunya adalah bandara Zaranj yang otomatis mengatur keluar masuknya pesawat. Mereka juga mengambil gedung-gedung milik pemerintah.

    Selain mengambil fasilitas strategis di Zaranj, Taliban juga mengambil peralatan-peralatan yang diberikan Militer Amerika dan NATO kepada militer Afghanistan. Salah satunya adalah mobil-mobil humvee yang sekarang mereka pakai untuk berpatroli.

    Keuntungan terbesar yang akan didapat Taliban adalah bea masuk. Karena Zaranj berada di wilayah perbatasan dan merupakan gerbang masuk perdagangan, baik legal maupun ilegal, Taliban bisa mendapatkan pemasukan dari situ. Negara yang berbatasan langsung dengan Zaranj adalah Iran dan Pakistan.

    Per berita ini ditulis, belum diketahui apa dampak dari perkembangan terbaru tersebut terhadap negosiasi damai Taliban - Afghanistan. Utusan khusus PBB di Afghanistan memandang komitmen Taliban untuk damai patut dipertanyakan melihat situasi sekarang.

    Baca juga: Taliban Bunuh Juru Bicara Pemerintah Afganistan

    ISTMAN MP | REUTERS | AL JAZEERA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.