Bocah Perempuan 9 Tahun Diperkosa dan Dibunuh di India, Mayatnya Dibakar

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pemerkosaan. shutterstock.com

    Ilustrasi pemerkosaan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembunuhan bocah perempuan berusia 9 tahun memicu kemarahan di ibu kota India, New Delhi. Para pengunjuk rasa berkumpul di luar krematorium, tempat bocah tersebut diduga diperkosa sebelum dibunuh. Kejahatan seksual brutal tersebut adalah yang terbaru terhadap perempuan India dan telah menarik perhatian internasional.

    Polisi menuduh bocah itu dibunuh setelah dia pergi mengambil air pada hari Minggu dari krematorium dekat rumahnya di daerah Cantonment, New Delhi.

    Menurut keluarganya, gadis itu tak kembali hingga mereka mencarinya. Mereka mengklaim melihat beberapa tersangka pelaku yang bekerja di krematorium membakar tubuh sang bocah tanpa seizin keuarga.

    Insiden itu memicu kemarahan domestik dan internasional. Keselamatan anak dan perempuan di India menjadi isu politik utama sejak terjadi kasus pemerkosaan beramai-ramai pada 2012 dan pembunuhan seorang mahasiswa berusia 23 tahun di sebuah bus di Delhi.

    Pada hari Kamis, 5 Agustus 2021, sekitar seratus orang berkumpul di dekat lokasi, meneriakkan slogan-slogan dan melanjutkan protes selama beberapa hari. "Dia hanya pergi mengambil air dan ini terjadi padanya," kata salah satu pengunjuk rasa, Tina Verma, 27 tahun. "Orang-orang dan keluarganya menginginkan keadilan atas apa yang telah dilakukan."

    Polisi mengatakan empat pria telah ditangkap atas tuduhan pemerkosaan, pembunuhan dan intimidasi kriminal. Mereka tidak tersedia untuk dimintai komentar.

    Data pemerintah menyatakan kasus pemerkosaan di India tercatat lebih dari 32.000 pada 2019. Menurut para ahli, angka pemerkosaan diduga jauh lebih tinggi karena stigma yang melekat pada pelanggaran seksual.

    Ada lebih dari 100.000 penculikan perempuan selama periode yang sama di India. Data menunjukkan, sepertiga dari mereka bertujuan memaksa korban menikah.

    Baca: Kasus Baru Covid-19 di India Naik Lagi

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.