Top 3 Dunia: Presiden Belarus Ditolak Olimpiade, Singapura Pasang 200 Ribu CCTV

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Belarus Alexander Lukashenko, saat berpartisipasi dalam pertandingan amatir hokie es di tengah pandemik virus corona atau Covid-19 di Minsk, Belarus, 4 April 2020. Andrey Pokumeiko/BelTA/Handout via REUTERS

    Presiden Belarus Alexander Lukashenko, saat berpartisipasi dalam pertandingan amatir hokie es di tengah pandemik virus corona atau Covid-19 di Minsk, Belarus, 4 April 2020. Andrey Pokumeiko/BelTA/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Isu atlet Belarus yang diusir paksa dari Olimpiade Tokyo masih menjadi perhatian utama dalam Top 3 Dunia Kamis kemarin, 5 Agustus 2021. Adapun fokus ada pada Presiden Alexander Lukashenko yang sudah memimpin Belarus selama 27 tahun. Ternyata, ia ditolak hadir di Olimpiade Tokyo tahun ini karena bermasalah dengan Komite Olimpiade Internasional alias KOI.

    Selain soal Presiden Belarus dan Olimpiade Tokyo, berita lainnya berkaitan dengan peninggalan Perang Dunia II di Jerman dan kamera CCTV di Singapura. Berita dari Jerman bercerita tentang seorang warga senior yang didenda karena ketahuan menyimpan Panther Tank. Tank tersebut merupakan peninggalan Perang Dunia II.

    Sementara itu, dari Singapura, ada berita tentang pemerintah setempat berencana memasang 200 ribu kamera CCTV di seluruh penjuru kotanya. Fungsinya tak lain untuk mengawasi gerak-gerik warganya. Kamera tersebut diklaim pemerintah akan aktif hingga 2030.

    Berikut detil lebih lengkap dari berita-berita terkait:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.