Presiden Joe Biden Sarankan Gubernur Andrew Cuomo Mengundurkan Diri

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur New York, Andrew Cuomo, 63 tahun. Sumber: Reuters

    Gubernur New York, Andrew Cuomo, 63 tahun. Sumber: Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Selasa, 3 Agustus 2021, menyarankan agar Gubernur New York Andrew Cuomo mengundurkan diri. Saran itu disampaikan setelah jaksa agung negara bagian New York menemukan politikus Partai Demokrat tersebut telah melakukan pelecehan seksual pada 11 perempuan.

    “Saya rasa dia harus mengundurkan diri,” kata Biden.

    Gubernur New York Andrew M. Cuomo mengambil bagian dalam KTT ganja dan vaping regional di New York City, New York, AS, 17 Oktober 2019. [REUTERS / Lucas Jackson]

    Jaksa Agung di New York Letitia James, pada Selasa pagi, 3 Agustus 2021, mengungkap sebuah hasil investigasi bahwa Cuomo telah melakukan tindakan tanpa izin meraba-raba, mencium, memeluk dan membuat komentar tidak sepatutnya pada beberapa perempuan.

    Biden sebelumnya mengatakan jika hasil investigasi menemukan Cuomo telah bersikap tidak sepatutnya, maka dia akan meminta Cuomo untuk mengundurkan diri. Biden mengatakan dia telah terjebak oleh komentar-komentar yang menyerukan agar Gubernur Cuomo mengundurkan diri.

    Hasil investigasi menemukan Cuomo melakukan tindakan meraba, mencium atau membuat komentar bernada merayu pada 11 perempuan dan telah menciptakan tempat kerja yang melanggar aturan. Dalam sebuah pernyataan yang direkam setelah jaksa agung mengungkapkan temuan tim independen, Cuomo menyangkal telah melakukan tindakan yang tidak sepatutnya dan tidak punya rencana untuk mengundurkan diri.

    Baca juga: Berkas Kasus Pelecahan Seksual Gubernur New York Andrew Cuomo 168 Halaman

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.