Dinilai Rasis, Direktur Federasi Pesepeda Jerman Diusir dari Olimpiade Tokyo

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kembang api menghiasi langit di dekat cincin Olimpiade yang menyala dalam sebuah upacara memperingati enam bulan sebelum dimulainya Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, dalam foto yang diambil oleh Kyodo, Jumat (24/1/2020). (ANTARA/REUTERS/KYODO)

    Kembang api menghiasi langit di dekat cincin Olimpiade yang menyala dalam sebuah upacara memperingati enam bulan sebelum dimulainya Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, dalam foto yang diambil oleh Kyodo, Jumat (24/1/2020). (ANTARA/REUTERS/KYODO)

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Federasi Olahraga Bersepeda Jerman Patrick Moster diminta untuk angkat kaki dari acara Olimpiade Tokyo setelah tertangkap kamera memberikan komentar rasis dalam sebuah acara uji coba pada Rabu, 28 Juli 2021. Pengusiran pada Moster dikonfirmasi oleh tim Olimpiade Jerman pada Kamis, 29 Juli 2021.

      

    “Ketua tim di Olimpiade Tokyo sudah memutuskan bahwa Patrick Moster tidak bisa melanjutkan tugasnya sebagai ketua tim nasional bersepeda dan akan pulang ke Jerman,” demikian keterangan tim Olimpiade Jerman.

    Pembalap Venezuela Jeferson Mulano (kiri), memacu sepedanya dalam nomor elite men kejuaraan Jakarta International BMX #2 di Sirkuit Jakarta International BMX Pulomas, Jakarta, Minggu, 16 Februari 2020. Ajang ini merupakan salah satu ajang kualifikasi menuju Olimpiade 2020 Tokyo. TEMPO/Fajar Januarta

    Dalam sebuah acara uji-coba jalur bersepeda, Moster mencoba memberikan semangat pada salah satu pesepeda asal Jerman. Hanya saja, kalimatnya dianggap bernada rasis.

       

    “Panggil para penunggang unta. Ayo jemput para penunggang unta, ayo,” kata Moster, dengan nada berteriak pada Nikias Arndt, yang sedang dibalap oleh lawannya Azzedine Lagab dari Aljazair dan Amanuel Ghebreigzabhier dari Eritrea.

            

    Moster sudah meminta maaf atas kekhilafannya itu. Dia mengatakan ketika itu terpancing oleh suasana yang sangat sengit dan tidak bermaksud rasis.

    Permohonan maaf Moster diterima oleh Komite Olimpiade Jerman (DOSB), namun mereka tidak bisa membiarkan Moster tetap berada di Tokyo setelah ucapannya menyebabkan kehebohan di Olimpiade dan negaranya. Federasi Olahraga Bersepeda Internasional (UCI) mengutuk komentar Moster.

    “Kami yakinkan bahwa permintaan maafnya (Moster) ke publik kemarin tulus, terkait komentar rasisnya,” kata Presiden DOSB Alfons Hoermann.

    Baca juga: Jalur Sepeda di 5 Negara Maju, dari Surga Pesepeda Hingga Ada Atap Panel Surya

     

      

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.