Polisi Rusia Menggeledah Kediaman Pemimpin Redaksi Media Investigasi The Insider

Roman Dobrokhotov, pemimpin gerakan "We", ikut serta dalam protes oposisi di taman mini di Lapangan Kudrinskaya, Moskow. [Sputnik/RT]

TEMPO.CO, Jakarta - Roman Dobrokhotov, pemimpin redaksi media investigasi Rusia The Insider, pada Rabu mengatakan polisi Rusia menggeledah apartemennya, sebuah tindakan keras terhadap media yang telah menyinggung pihak berwenang.

The Insider adalah media online yang telah menerbitkan laporan tentang kehidupan elit rahasia Rusia dan berkolaborasi dengan Bellingcat, media yang penyelidikannya terhadap dinas intelijen Moskow telah dikutuk oleh pejabat negara Rusia sebagai propaganda Barat, dikutip dari Reuters, 28 Juli 2021.

The Insider, yang pekan lalu ditambahkan ke daftar "agen asing" kementerian kehakiman menjelang pemilihan parlemen pada bulan September, juga telah bekerja dengan Bellingcat dalam proyek-proyek termasuk penyelidikan atas apa yang dikatakan kritikus Kremlin Alexei Navalny sebagai upaya untuk membunuhnya.

Istilah 'agen asing' membawa konotasi negatif era Soviet dan menjadikan mereka yang dijuluki istilah ini mendapat pengawasan ekstra dari pemerintah.

Dobrokhotov mengunggah alamat rumahnya di Twitter dan mengatakan pencarian polisi sedang dilakukan di sana. Tidak ada komentar segera dari polisi.

"Sepertinya saya sedang digeledah. Polisi mengetuk pintu saya," tulisnya di Twitter, dikutip dari RT. "Litovsky Boulevard 5/10, Apartemen 164. Seorang pengacara tidak ada salahnya."

Sergei Ezhov, rekannya, mengatakan Dobrokhotov telah berencana untuk meninggalkan Rusia pada Rabu malam.

Kantor berita negara TASS mengutip pengacara Dobrokhotov yang mengatakan kasus fitnah telah diluncurkan terhadapnya baru-baru ini karena tuduhan yang dibuat dalam sebuah artikel tentang kerja sama seorang jurnalis Belanda dengan dinas keamanan Rusia.

Oksana Oparenko, seorang pengacara Dobrokhotov, penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyelidikan kasus pencemaran nama baik terhadap peneliti Belanda Max van der Werff. "Roman Dobrokhotov adalah saksi dalam kasus ini," katanya, mencatat bahwa kasus itu diajukan terhadap orang tak dikenal, RT melaporkan.

Kantor berita RIA mengatakan Dobrokhotov bisa menghadapi hukuman dua tahun penjara jika terbukti bersalah.

Van der Werff telah secara terbuka menuduh Dobrokhotov memfitnahnya setelah The Insider mengklaim bahwa orang Belanda itu diam-diam bekerja sama dengan GRU, badan intelijen militer asing Rusia, untuk menyebarkan informasi tentang Malaysia Airlines Boeing MH17 yang ditembak jatuh di wilayah Ukraina pada Juli 2014.

Pencarian dilakukan hanya lima hari setelah badan hukum yang terdaftar di The Insider's Latvia dan lima jurnalisnya ditambahkan ke daftar agen asing Kementerian Kehakiman.

Media yang dimasukkan dalam daftar harus menyerahkan laporan keuangan terperinci setiap kuartal dan diwajibkan memberi pengantar pada materi yang mereka terbitkan dengan teks yang memberi tahu pembaca tentang status mereka. The Insider terkenal karena kerja samanya dengan kolektif investigasi Inggris Bellingcat.

The Insider dan Bellingcat baru-baru ini menuduh pihak berwenang Rusia mencoba meracuni penulis komedi terkenal Dmitry Bykov.

Baca juga: Polisi Tahan Tiga Jurnalis Investigasi Rusia yang Ungkap Dugaan Korupsi Menteri

REUTERS | RT | TASS | RIA






Serbia Menunjuk Tokoh Pro-Rusia Menjadi Kepala Badan Intelijen

4 jam lalu

Serbia Menunjuk Tokoh Pro-Rusia Menjadi Kepala Badan Intelijen

Serbia menunjuk Aleksandar Vulin, mantan mendagri pro-Rusia sebagai kepala badan intelijen


Zelensky: Lebih dari 1.300 Tahanan Ukraina Dibebaskan sejak Dimulainya Perang

4 jam lalu

Zelensky: Lebih dari 1.300 Tahanan Ukraina Dibebaskan sejak Dimulainya Perang

Zelensky berbicara setelah pertukaran tahanan baru dengan pasukan Rusia dan pro-Rusia.


Ukraina Kehilangan 10 Ribu - 13 Ribu Tentara, Rusia Lebih Banyak?

6 jam lalu

Ukraina Kehilangan 10 Ribu - 13 Ribu Tentara, Rusia Lebih Banyak?

Angkatan bersenjata Ukraina telah kehilangan antara 10.000 dan 13.000 tentara dalam perang, Rusia diperkirakan kehilangan 15 ribu tentaranya


Teror Bom Surat di Spanyol Meluas, Terakhir Kedutaan AS Jadi Sasaran

8 jam lalu

Teror Bom Surat di Spanyol Meluas, Terakhir Kedutaan AS Jadi Sasaran

Teror bom surat meluas di Spanyol. Setelah kantor perdana menteri dan kedutaan Ukraina, kini giliran kedubes Amerika Serikat di Madrid mendapat paket


NATO Ingatkan Jangan Ada Ketergantungan Ekonomi pada China

8 jam lalu

NATO Ingatkan Jangan Ada Ketergantungan Ekonomi pada China

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg memperingatkan konsekuensi keamanan saat terlibat dengan kekuatan otoriter seperti China.


Sergei Lavrov: NATO Biang Kerok Ketegangan di Laut Cina Selatan

9 jam lalu

Sergei Lavrov: NATO Biang Kerok Ketegangan di Laut Cina Selatan

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menuduh NATO mengobarkan ketegangan di wilayah yang dekat dengan China.


Top 3 Dunia: NATO Sebut Putin Paksa Warga Ukraina Membeku di Musim Dingin

10 jam lalu

Top 3 Dunia: NATO Sebut Putin Paksa Warga Ukraina Membeku di Musim Dingin

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 1 Desember 2022 diawali oleh berita tentang NATO yang menuding Putin ingin membekukan rakyat Ukraina di musim dingin


Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

20 jam lalu

Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

Zelensky menolak usulan Elon Musk soal perdamaian dengan Rusia. Ia menyuruh Elon Musk untuk datang ke Ukraina.


Diretas Pegasus Spyware, Jurnalis El Salvador Tuntut NSO Group di AS

22 jam lalu

Diretas Pegasus Spyware, Jurnalis El Salvador Tuntut NSO Group di AS

Jurnalis media El Salvador, El Faro, mengajukan gugatan di pengadilan federal AS pada Rabu terhadap NSO Group karena diretas dengan Pegasus Spyware


Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

23 jam lalu

Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

Duta Besar Amerika Serikat untuk Rusia saat ini menjadi salah satu jabatan diplomatik Amerika yang paling penting dan menantang.