Kasus Covid-19 Naik Terus, Pakar Ini Sebut Amerika Salah Arah Tangani Pandemi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota menunggu dalam antrean untuk mendapatkan vaksin COVID-19 di Rumah Sakit Komunitas Angkatan Darat Allgood yang terletak di dalam Garnisun Humphreys Angkatan Darat A.S. di Pyeongtaek, Korea Selatan, 29 Desember 2020. Militer Amerika Serikat memulai gelombang pertama vaksinasi Covid-19 untuk pasukan luar negerinya di Pangkalan Udara Yokota Jepang pada Senin. Spc. Erin Conway / AS. Army / DVIDS / Handout via REUTERS

    Anggota menunggu dalam antrean untuk mendapatkan vaksin COVID-19 di Rumah Sakit Komunitas Angkatan Darat Allgood yang terletak di dalam Garnisun Humphreys Angkatan Darat A.S. di Pyeongtaek, Korea Selatan, 29 Desember 2020. Militer Amerika Serikat memulai gelombang pertama vaksinasi Covid-19 untuk pasukan luar negerinya di Pangkalan Udara Yokota Jepang pada Senin. Spc. Erin Conway / AS. Army / DVIDS / Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pakar penyakit menular Anthony Fauci menyatakan Amerika Serikat salah arah dalam menangani pandemi Covid-19. Jumlah kasus harian Covid-19 di AS terus naik akibat sejumlah orang yang tak divaksinasi.

    Masuknya varian delta mendongkrak kasus Covid-19 di AS. "Kita menuju ke arah yang salah," kata Dr. Anthony Fauci, Minggu, 25 Juli 2021. Dia menggambarkan dirinya sangat frustrasi.

    Dia mengatakan merekomendasikan agar penggunaan masker pada orang yang sudah divaksinasi sedang dipertimbangkan oleh pejabat kesehatan masyarakat terkemuka pemerintah. Selain itu suntikan booster disarankan untuk orang dengan sistem kekebalan tubuh rendah meski telah divaksinasi.

    Fauci, yang juga menjabat sebagai kepala penasihat medis Presiden Joe Biden, mengatakan kepada bahwa ia terlibat dalam pembahasan pedoman masker.

    Dia mengatakan di lokasi dengan tingkat infeksi melonjak seperti di Los Angeles, individu tetap diminta memakai masker di dalam ruangan publik meski sudah divaksinasi.

    Lebih dari 163 juta orang, atau 49 persen dari seluruh penduduk Amerika Serikat sudah divaksinasi penuh. Jika digabung dengan penduduk berusia di atas 12 tahun, angkanya naik menjadi 57 persen.

    "Ini adalah masalah utama, alasan mengapa kami memohon agar orang-orang pergi divaksinasi," kata Fauci.

    Para ahli juga sedang meninjau data awal untuk merekomendasikan individu yang divaksinasi mendapatkan suntikan booster. Dia menyarankan bahwa beberapa yang paling rentan, seperti pasien yang mendapat transplantasi organ dan pasien kanker, kemungkinan direkomendasikan untuk suntikan booster.

    Baca: Arab Saudi Pulangkan 200 Warganya dari Indonesia Karena Varian Delta

    DEWI | ASSOCIATED PERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.