75 Persen Kasus COVID-19 Baru Singapura Berasal dari Warga yang Sudah Divaksin

Warga yang pernah berkunjung ke mal yang menjadi klaster penyakit virus corona (COVID-19), mengantre untuk tes swab di Singapura 20 Mei 2021. [REUTERS/Edgar Su/File Photo]

TEMPO.CO, Jakarta - Data Pemerintah Singapura menunjukkan bahwa mereka yang sudah menerima vaksin pun belum tentu sepenuhnya selamat dari penularan COVID-19. Menurut laporan kantor berita Reuters, kurang lebih 75 persen dari total kasus COVID-19 selama sebulan terakhir justru berasal dari mereka yang sudah divaksin. Walau begitu, mayoritas dari mereka tidak menderita gejala serius.

Rinciannya, dari 1096 kasus penularan lokal dalam 28 hari terakhir, sebanyak 484 di antaranya (44 persen) adalah mereka yang sudah tervaksin penuh. Lebih lanjut, 30 persen adalah mereka yang belum divaksin penuh dan 25 persen yang belum divaksin sama sekali.

"Bukti-bukti terus bertambah bahwa vaksinasi membantu mencegah gejala serius ketika seseorang tertular virus COVID-19," ujar keterangan Kementerian Kesehatan, Jumat, 23 Juli 2021.

Kementerian Kesehatan Singapura menambahkan bahwa mereka yang sudah divaksin penuh adalah mereka yang positif namun tanpa gejala atau hanya menderita gejala ringan.

Para pakar menegaskan kembali bahwa vaksinasi COVID-19 tidak membuat seseorang menjadi kebal. Mereka berkata, penerima vaksin pun masih berpotensi tertular virus COVID-19. Walau begitu, kata mereka, bukan berarti vaksin COVID-19 tidak efektif.

Orang-orang yang memakai masker berpergian sebelum pemberlakuan lockdown di Singapura, 14 Mei 2021. Singapura kembali menerapkan lockdown setelah ditemukan 24 kasus Covid-19 penularan lokal untuk hari kedua berturut-turut, jumlah harian tertinggi sejak September tahun lalu. REUTERS/Caroline Chia

"Semakin banyak orang divaksin di Singapura, malah akan semakin sering kita melihat penularan di antara mereka yang sudah divaksin."

"Sangat penting untuk selalu membandingkannya dengan proporsi mereka yang belum divaksin...Misalkan 100 persen warga Singapura sudah tervaksin penuh, maka semua penularan akan berasal dari mereka yang sudah divaksin," ujar Teo Yik Ying, dekan Saw Swee Hock Shcool of Public Health di National University of Singapore (NUS).

Data Kementerian Singapura juga menunjukkan bahwa pada dua pekan terakhir, 88 persen dari warga lansia yang sudah divaksin tertular COVID-19. Professor dari Duke-NUS Medical School, Linfa Wang, mengatakan para lansia memiliki respon immune yang lebih lemah meski sudah divaksin.

Belum diketahui apakah data-data di atas menunjukkan bahwa vaksinasi COVID-19 kurang mampu melawan varian Delta. Adapun Singapura menggunakan vaksin Pfizer dan Moderna dalam kampanye vaksinasi nasionalnya. 

Per berita ini ditulis, Singapura sudah melakukan vaksinasi COVID-19 terhadap 75 persen dari 5,7 juta penduduknya. Persentase tersebut adalah yang tertinggi kedua setelah Uni Emirat Arab di mana 50 persen penduduknya sudah tervaksin penuh.

Walau vaksinasi mereka berjalan lancar, Singapura tidak menganggap remeh pandemi COVID-19. Ketika kasus COVID-19 mulai naik lagi jumlahnya, mereka kembali mengetatkan kebijakan setara PPKM darurat di Indonesia. Varian Delta disebut menjadi pemicunya.

Baca juga: RI Perpanjang PPKM Darurat, Singapura Juga Ketatkan Lagi Lockdown

REUTERS | ISTMAN MP







9 Negara yang Memberlakukan Bela Negara Pasca-Perang Dunia II

15 jam lalu

9 Negara yang Memberlakukan Bela Negara Pasca-Perang Dunia II

Yang teranyar adalah bela negara ala Presiden Putin, rakyat diminta terlibat dalam perang menyerang Ukraina. Perintah ini banyak ditolak warga.


Singapura Ekspor BBM Meski Tak Punya Ladang Minyak, Ini Penjelasan Eks Menteri ESDM

15 jam lalu

Singapura Ekspor BBM Meski Tak Punya Ladang Minyak, Ini Penjelasan Eks Menteri ESDM

Arcandra Tahar membeberkan bagaimana Singapura yang tak memiliki ladang minyak bisa menjadi salah satu negara eksportir BBM di Asia.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

17 jam lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

1 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Melihat Singapura Masa Lampu hingga Masa Kini dari Atas Perahu

1 hari lalu

Melihat Singapura Masa Lampu hingga Masa Kini dari Atas Perahu

Singapore River Cruise menawarkan pengalaman menikmati Singapura dari perahu mulai dari kawasan kota lama Clarke Quay hingga Marina Bay yang modern.


Mau Liburan ke Singapura? Begini Kondisi Terbaru Masuk ke Negeri Singa

2 hari lalu

Mau Liburan ke Singapura? Begini Kondisi Terbaru Masuk ke Negeri Singa

Singapura menerapkan aturan yang longgar untuk wisatawan mulai 29 Agustus 2022.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

2 hari lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Lukas Enembe Dipastikan Tak Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

2 hari lalu

Lukas Enembe Dipastikan Tak Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

Roy mengatakan Lukas Enembe sudah beberapa kali mengalami serangan stroke. Menurut dia, Lukas seharusnya sudah menjalani perawatan di Singapura.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

2 hari lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

2 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.