Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Lebih dari 150 Orang Masih Berstatus Hilang Akibat Banjir Jerman

image-gnews
Tumpukan puing-puing dan batang pohon menutupi jalanan setelah banjir menerjang Kreuzberg, di Jerman, 17 Juli 2021. REUTERS/Wolfgang Rattay
Tumpukan puing-puing dan batang pohon menutupi jalanan setelah banjir menerjang Kreuzberg, di Jerman, 17 Juli 2021. REUTERS/Wolfgang Rattay
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sepekan setelah banjir besar menerjang Eropa Barat, proses pencarian warga yang hilang masih belum usai. Di Jerman, sebanyak 150 orang lebih masih berstatus hilang dan tim pencarian pesimistis mereka bakal ditemukan, baik dalam keadaan hidup ataupun mati.

"Sangat kecil kemungkinan kami bisa menemukan mereka yang hilang dan masih dalam keadaapn hidup," ujar organisasi bantuan bencana federal dalam keterangannya, dikutip dari CNN, Kamis, 22 Juli 2021.

Dari sekian banyak negara Eropa yang diterjang banjir, Jerman adalah yang terparah. Berbagai kota terendam air, rumah hanyut dibawa banjir, dan jalur transportasi publik tak bisa dipakai untuk sementara waktu. Jumlah korban jiwa kurang lebih 173 orang yang berhasil dikonfirmasi.

Salah satu kota di Jerman yang menyumbang korban terbanyak adalah Koblenz di negara bagian Rhineland-Palatinate. Ada 125 orang warga yang dikonfirmasi tewas di sana. Juru bicara Kepolisian Koblenz, Verena Scheurer, menyatakan jumlah korban berpotensi terus naik seiring dengan berjalannya pencarian korban banjir.

Kandidat Kanselir Jerman, Armin Laschet, menyatakan banjir di Jerman sebagai bukti nyata dampak dari perubahan iklim. Dampaknya yang tidak main-main, kata Laschet, menegaskan bahwa langkah strategis perlu diambil untuk mencegah dampak perubahan iklim.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pernyataan Laschet diamini oleh Direktur Institute of Arctic and Alpine Research, Merritt Turetsky. "Kita berada di titik di mana orang-orang di bumi sudah merasakan langsung dampak dari perubahan iklim. Dampaknya kian dekat dan dekat," ujar Turetsky.

Juru bicara Badan Menteorologi dan Iklim Jerman, Andreas Friedrich, menyatakan negaranya tidak pernah melihat hujan sebanyak yang mereka rasakan sepekan terakhir. Ia memprediksi hujan besar akan kembali turun di Jerman, namun ia menyakini hal itu tak akan menyebabkan banjir lagi.

Baca juga: Ragu Bisa Temukan Korban Banjir Jerman yang Hilang, SAR Akan Hentikan Pencarian

CNN | ISTMAN MP

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sering Terjadi Genangan di Pasar Rebo, Pemkot Jaktim Bikin Saluran Air 500 Meter

14 jam lalu

Ilustrasi banjir. ANTARA/Iggoy el Fitra
Sering Terjadi Genangan di Pasar Rebo, Pemkot Jaktim Bikin Saluran Air 500 Meter

Camat Pasar Rebo Mujiono mengatakan upaya mengatasi genangan di wilayahnya ini memang usulan warga melalui musrenbang.


Cuaca Panas Esktrem Landa Korea, Pramuka: Jambore Dunia dalam Batas Aman

15 jam lalu

Seorang warga mengambil gambar lokasi perkemahan Jambore Pramuka Dunia ke-25 di Buan, Korea Selatan, 4 Agustus 2023. REUTERS/Kim Hong-Ji
Cuaca Panas Esktrem Landa Korea, Pramuka: Jambore Dunia dalam Batas Aman

Jambore Dunia ke-25 di Korea Selatan masih dalam batas aman untuk bisa diikuti meski cuaca panas ekstrem melanda Korea Selatan.


Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

17 jam lalu

Foto udara kawasan pemukiman terendam banjir setelah hujan lebat di Chehalis, Washington, AS, 7 Januari 2022. REUTERS/Nathan Howard
Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

Cuaca ekstrem seperti banjir, diperkirakan akan meningkat sebagai dampak dari perubahan iklim yang disebabkan ulah manusia.


Ukraina Puji Sistem Pertahanan Udara AS dan Jerman, Jinakkan Ratusan Rudal dan Drone Rusia

17 jam lalu

Sistem pertahanan udara Patriot  dilengkapi dengan radar array bertahap AN/MPQ-53 melakukan fungsi pencarian, pendeteksian target, pelacakan dan identifikasi, pelacakan dan panduan rudal, dan counter-countermeasure (ECCM) elektronik, yang memiliki jangkauan hingga 100 km dengan kapasitas untuk melacak hingga 100 target. Foto : Military-today
Ukraina Puji Sistem Pertahanan Udara AS dan Jerman, Jinakkan Ratusan Rudal dan Drone Rusia

Ukraina mengaku sistem pertahanan udara AS dan Jerman efektif menahan gelombang serangan udara Rusia yang menurut Kyiv menargetkan warga sipil.


Komentar Walhi dan Greenpeace saat Pemerintah Tolak UU Anti Deforestasi Uni Eropa

23 jam lalu

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan membuka acara FoodAgri Insight On Location dengan tema
Komentar Walhi dan Greenpeace saat Pemerintah Tolak UU Anti Deforestasi Uni Eropa

Walhi dan Greenpeace buka suara soal pernyataan pemerintah yang menolak UU Anti Deforestasi dan menyebutnya diskriminatif.


Wanita Meksiko yang Hilang Misterius Ditemukan Tewas di Jerman

1 hari lalu

Wanita muda Meksiko, Maria Fernanda Sanchez Castaeeda, ditemukan tewas di Kanal Teltow, Adlershof, setelah menghilang. EFE
Wanita Meksiko yang Hilang Misterius Ditemukan Tewas di Jerman

Polisi di Jerman melaporkan pada Sabtu bahwa mereka menemukan mayat seorang wanita Meksiko berusia 24 tahun yang hilang di Berlin pada 22 Juli.


Bruges di Belgia Sesak oleh Turis sampai Kesulitan Dapat Tempat Menginap

1 hari lalu

Bruges, Belgia (Pixabay)
Bruges di Belgia Sesak oleh Turis sampai Kesulitan Dapat Tempat Menginap

Bruges, kota kanal berpenduduk 119.000 orang di Belgia, setiap tahun menampung delapan juta pengunjung. Kebanyakan turis datang pada musim panas.


Berburu Aurora ke Islandia, Negara dengan Penduduk Terjarang di Eropa

1 hari lalu

Aurora Borealis di atas Islandia. Fenomena pancara cahaya ini biasanya didominasi warna hijau. Hak Liang Goh/Getty Images
Berburu Aurora ke Islandia, Negara dengan Penduduk Terjarang di Eropa

Islandia dikenal sebagai salah satu negara Eropayang sering dikunjungi wisatawan saat liburan tiba untuk berburu aurora. Ini profil negera ini.


Rendy Wakili Indonesia di Turnamen Golf MercedesTrophy 2023 di Jerman

2 hari lalu

Rendy Putra Jaya (kanan), pemenang utama MercedesTrophy Indonesia Final 2023. (Foto: MBDI)
Rendy Wakili Indonesia di Turnamen Golf MercedesTrophy 2023 di Jerman

Rendy Putra Jaya keluar sebagai pemenang turnamen golf MercedesTrophy Indonesia Final 2023 dan akan mewakili Indonesia di Stuttgart, Jerman.


23 Mahasiswa Universitas Jember Belajar Marine Bioengineering dan Biotechnology ke Jerman

2 hari lalu

Para mahasiswa Universitas Jember mendapatkan pengarahan sebelum bertolak ke Jerman. Foto: Humas UNEJ.
23 Mahasiswa Universitas Jember Belajar Marine Bioengineering dan Biotechnology ke Jerman

Sebanyak 23 mahasiswa Universitas Jember mendapatkan kesempatan belajar ke Jerman melalui program Summer School dari Erasmus+ European Union.