India Mencatat Kematian Pertama pada Manusia Akibat Flu Burung

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengumpulkan bebek untuk dimusnahkan di Latrille, Prancis, 6 Januari 2017. Wabah parah flu burung telah menyebar dengan cepat sejak bulan lalu. REUTERS/Regis Duvignau

    Pekerja mengumpulkan bebek untuk dimusnahkan di Latrille, Prancis, 6 Januari 2017. Wabah parah flu burung telah menyebar dengan cepat sejak bulan lalu. REUTERS/Regis Duvignau

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang anak laki-laki, 11 tahun, di India meninggal akibat virus flu burung atau H5N1. Itu adalah kasus pertama kematian yang diakibat oleh virus H5N1.

    Kasus pertama itu menyoroti risiko baru potensi terjadinya wabah flu burung di India, yang sekarang masih berjuang melawan pandemi Covid-19. India adalah negara kedua di dunia yang paling padat penduduknya setelah Cina.

    Pemerintah India menjelaskan anak laki-laki itu dilarikan ke All India Institute of Medical Sciences di New Delhi, India, pada 2 Juli 2021. Dia meninggal pada Selasa, 20 Juli 2021 telah mengalami kegagalan multi-organ.

    Identitas pasien laki-laki itu tidak di publikasi. Tenaga kesehatan yang merawat pasien tersebut dan keluarga pasien, sekarang sedang menjalani karantina mandiri. Otoritas pun melakukan pelacakan close-contact.    

    ADVERTISEMENT

    Anak laki-laki tersebut diketahui beradal dari wilayah Haryana, sebuah negara bagian di utara India. Departemen Animal Husbandry di India menyatakan belum menemukan lagi adanya kasus flu burung, selain korban fatal pertama ini. Kendati begitu, pengawasan telah ditingkatkan.

    Dalam dua dekade terakhir, di India ada puluhan kasus flu burung, namun semuanya bisa dikendalikan. Selama itu pula, belum ada laporan flu burung pada manusia.        

    Baca juga: Tak Hanya Rabies, Kenali 4 Penyakit Lain yang Ditularkan dari Hewan ke Manusia

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...