Viral Penumpang Kereta Bawah Tanah Terjebak Banjir di Henan China

Reporter

Sejumlah penumpang terjebak di kereta bawah tanah saat banjir menerjang Zhengzhou, Henan, Cina, 20 Juli 2021. Sejak Sabtu 17 Juli, badai yang melanda Henan saat musim hujan, mengakibatkan sungai-sungai meluap, ruas-ruas jalan di belasan kota terendam, dan belasan juta jiwa terdampak. Weibo

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah penumpang terjebak di dalam kereta bawah tanah di Kota Zhengzhou saat banjir di Henan, China. Dalam video yang beredar di media sosial, para penumpang ketakutan dan berpegangan kuat-kuat di langit kereta.

Menurut Xinhua, air masuk ke dalam stasiun hingga menggenangi kereta bawah tanah hingga ketinggian lebih dari sepinggang orang dewasa. Banyak yang terjebak di stasiun bawah tanah di kota Zhengzhou, China. Lebih dari 160 kereta api di stasiun kereta api kota berhenti beroperasi sehingga membuat banyak penumpang terdampar.

“Ketinggian air naik ke bahu kami,” kata seorang saksi kepada kantor berita China Global Television Network. “Dampaknya begitu luas, membuat segalanya mudah hanyut. Beberapa dari kami tergantung di langit-langit kereta termasuk seorang anak.”

Banyak penumpang yang ketakutan dan kelelahan untuk berpegangan di pagar stasiun saat air terus naik. "Jika Anda tidak memegang pagar erat-erat, maka mudah hanyut."

Dalam rekaman tersebut, seorang penumpang melompat ke dalam gerbong untuk membantu penumpang yang terjebak di dalam kereta. Penumpang tersebut membawa korban banjir ke tempat yang aman.

Para penumpang menggunakan tali untuk keluar satu per satu. Sedangkan penumpang lain berdiri di kursi dan berusaha tidak tenggelam.

Hujan deras mengguyur provinsi Henan di China tengah hingga menyebabkan air dari sungai meluap dan membanjiri jalan-jalan di belasan kota termasuk Zhengzhou. Banjir di Henan yang datang tiba-tiba menyebabkan orang-orang di pusat perbelanjaan, sekolah, dan bahkan kereta bawah tanah.

Hujan badai menyebabkan genangan air yang parah, gangguan lalu lintas, pemadaman listrik dan sejumlah korban jiwa. Sebanyak 12 orang tewas yang merupakan penumpang kereta bawah tanah.

Lebih dari 100.000 orang telah dievakuasi dari Zhengzhou, kota berpenduduk 12,6 juta di tepi Sungai Kuning. Ribuan personel darurat dikerahkan untuk membantu upaya tersebut.

Presiden China Xi Jinping seperti dikutip dari Xinhua pada Rabu, 21 Juli 2021 menggambarkan situasi banjir di Henan sangat parah. Ia memerintahkan pihak berwenang memprioritaskan keselamatan nyawa dan harta benda penduduk.

Baca: Militer Khawatir Makin Banyak Bendungan Hancur Akibat Banjir Cina

CNN | THE INDIA EXPRESS | XINHUA | CGTN






Sebanyak 4.672 Pelajar Diliburkan Akibat Banjir

1 jam lalu

Sebanyak 4.672 Pelajar Diliburkan Akibat Banjir

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara menyebut bahwa sebanyak 4.672 pelajar di daerah itu diliburkan akibat sekolah terdampak banjir.


Setelah Hujan Sepekan, Semarang Tetapkan Status Siaga Satu

3 jam lalu

Setelah Hujan Sepekan, Semarang Tetapkan Status Siaga Satu

Seperti sebagian daerah lain di Tanah Air, Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah tersebut diguyur hujan selama sepekan terakhir.


Simak Tips Aman Terobos Banjir Pakai Motor Matik

4 jam lalu

Simak Tips Aman Terobos Banjir Pakai Motor Matik

Jika ingin menerobos banjir dengan sepeda motor, pengendara harus mengetahui batas aman genangan yang dilewati.


Daftar 10 Negara Terbesar di Dunia, Indonesia Termasuk?

5 jam lalu

Daftar 10 Negara Terbesar di Dunia, Indonesia Termasuk?

10 negara terbesar di dunia berdasarkan luas wilayahnya dengan total area meliputi daratan dan daerah perairan


Begini Cara Mudah Klaim Asuransi Mobil yang Rusak Akibat Banjir

6 jam lalu

Begini Cara Mudah Klaim Asuransi Mobil yang Rusak Akibat Banjir

Klaim asuransi akibat banjir ini tidak akan secara otomatis diberikan, kecuali pemilik kendaraan telah melakukan perluasan jaminan banjir.


Tembok Roboh di Labschool Cirendeu Timpa 5 Mobil, Polisi: Tak Kuat Tahan Air

6 jam lalu

Tembok Roboh di Labschool Cirendeu Timpa 5 Mobil, Polisi: Tak Kuat Tahan Air

Hujan deras pada Kamis, 6 Oktober 2022 membuat tembok roboh dan menimpa lima mobil yang terparkir di Labschool Cirendeu, Tangerang Selatan


Bangunan MTsN 19 Lebih Rendah dari Jalanan, Menag Yaqut: Butuh Arsitek Khusus

7 jam lalu

Bangunan MTsN 19 Lebih Rendah dari Jalanan, Menag Yaqut: Butuh Arsitek Khusus

Menag Yaqut mengatakan bangunan MTsN 19 Jakarta terletak lebih rendah dari badan jalan. DIa menyebut butuh arsitek khusus untuk memperbaiki bangunan.


Sudah Hujan Tiap Hari, Tak Perlu Tunggu Januari untuk Banjir di Jakarta Meluas

8 jam lalu

Sudah Hujan Tiap Hari, Tak Perlu Tunggu Januari untuk Banjir di Jakarta Meluas

Peneliti di BRIN menerangkan bahwa puncak musim hujan 2022 di Indonesia wilayah barat pada Oktober-November ini.


Akibat Tembok Roboh, MTsN 19 Jakarta Gelar Pembelajaran Jarak Jauh

8 jam lalu

Akibat Tembok Roboh, MTsN 19 Jakarta Gelar Pembelajaran Jarak Jauh

Tiga orang siswa MTsN 19 Jakarta tewas akibat tertimpa tembok roboh karena banjir


Malaysia Dikecam, Abstain dalam Sidang Dewan HAM PBB tentang Muslim Uyghur

8 jam lalu

Malaysia Dikecam, Abstain dalam Sidang Dewan HAM PBB tentang Muslim Uyghur

Keputusan Malaysia untuk abstain dari pemungutan suara dalam sidang Dewan HAM PBB tentang Uyghur adalah mengecewakan dan memalukan.