India Dilanda Tsunami Covid-19 Mei, Kini Dua Pertiga Penduduk Punya Antibodi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja kota mencari mayat yang muncul ke permukaan tanah di sepanjang tepi sungai Gangga, di Phaphamau, India, Jumat, 25 Juni 2021. Hujan muson membuat sungai meluap dan menyebabkan ratusan mayat korban Covid-19 yang dikubur terlihat kembali. REUTERS/Ritesh Shukla

    Pekerja kota mencari mayat yang muncul ke permukaan tanah di sepanjang tepi sungai Gangga, di Phaphamau, India, Jumat, 25 Juni 2021. Hujan muson membuat sungai meluap dan menyebabkan ratusan mayat korban Covid-19 yang dikubur terlihat kembali. REUTERS/Ritesh Shukla

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak dua pertiga penduduk India sudah memiliki antibodi Covid-19. Hal ini terungkap dalam survei yang digelar serum darah nasional keempat terhadap 29 ribu penduduk India di seluruh negara sepanjang Juni - Juli 2021.

    Survei menguji antibodi yang dikenal sebagai survei sero, melibatkan 8.691 responden anak berusia 6 hingga 17 tahun untuk pertama kalinya. Setengah dari mereka adalah seropositif.

    Survei menunjukkan 67,6 persen orang dewasa seropositif. Padahal dari jumlah responden tersebut lebih dari 62 persen orang dewasa tidak divaksinasi. Pada Juli, lebih dari 8 persen warga negara dewasa India yang memenuhi syarat telah menerima dua dosis vaksin.

    Dengan demikian, menurut survei tersebut, sekitar 400 juta dari 1,4 miliar penduduk India tidak memiliki antibodi.

    ADVERTISEMENT

    Kasus harian India telah turun ke posisi terendah dalam empat bulan terakhir setelah gelombang kedua melumpuhkan sistem perawatan kesehatan. Namun para ahli telah memperingatkan pihak berwenang agar tidak segera membuka kembali kota-kota. Para ahli juga mengkritik lokasi-lokasi wisata yang sudah dipadati turis.

    "Gelombang kedua masih bertahan. Bahaya wabah baru sangat besar di sana," kata Vinod Kumar Paul, penasihat utama pemerintah.

    "Satu dari tiga, di mana pun Anda berada masih rentan. Pandemi belum berakhir," katanya seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu, 21 Juli 2021.

    Studi ini juga mensurvei 7.252 petugas kesehatan dan menemukan 85 persen memiliki antibodi, dengan satu dari 10 tidak divaksinasi.

    Bulan lalu, data menunjukkan setidaknya setengah dari anak di bawah 18 tahun di ibu kota keuangan India, Mumbai, terpapar Covid-19. Anak-anak itu memiliki antibodi Covid-19.

    Beberapa ahli mengatakan gelombang ketiga bisa melanda anak-anak. Mumbai dan kota-kota lainnya telah membangun bangsal pediatrik besar sebagai persiapan menghadapi gelombang ketiga.

    Baca: Angka Kematian Covid-19 di India 10 Kali Lipat dari Klaim Pemerintah

    CNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...