Khawatir Kemajuan Taliban, Rusia Perkuat Pangkalan Militernya di Tajikistan

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang berdiri di atas kendaraan memegang bendera Taliban ketika orang-orang berkumpul di dekat titik persimpangan Gerbang Persahabatan di kota perbatasan Chaman, Pakistan-Afganistan, Pakistan 14 Juli 2021.[REUTERS / Abdul Khaliq Achakzai]

    Orang-orang berdiri di atas kendaraan memegang bendera Taliban ketika orang-orang berkumpul di dekat titik persimpangan Gerbang Persahabatan di kota perbatasan Chaman, Pakistan-Afganistan, Pakistan 14 Juli 2021.[REUTERS / Abdul Khaliq Achakzai]

    TEMPO.CO, Jakarta - Rusia akan memperkuat pangkalan militernya di Tajikistan dengan 17 kendaraan tempur infanteri, kantor berita Interfax melaporkan pada Rabu mengutip militer, di tengah konflik di negara tetangga Afganistan.

    Pangkalan militer itu akan menerima kendaraan BMP-2 yang sudah diperbarui bulan ini, kata Interfax mengutip Alexander Lapin, komandan Distrik Militer Pusat Rusia, yang akan secara signifikan meningkatkan kapasitas tempur unit-unitnya, dikutip dari Reuters, 21 Juli 2021.

    Kelompok Taliban telah membuat kemajuan besar di Afganistan ketika pasukan AS menarik diri setelah 20 tahun perang, yang dikhawatirkan Rusia karena membuka pintu selatan perbatasan bagi kelompok itu.

    "Pangkalan militer Rusia ke-201 di Tajikistan akan mendapatkan 17 kendaraan tempur infanteri BMP-2M yang ditingkatkan pada akhir Juli," kata Komandan Distrik Militer Pusat Kolonel Jenderal Alexander Lapin pada Rabu, TASS melaporkan.

    Distrik Militer Pusat Rusia didasarkan pada wilayah distrik federal terintegrasi Volga, Ural, dan Siberia dan 29 wilayah Rusia. Secara struktural, Distrik Militer Pusat juga mencakup beberapa fasilitas luar negeri: pangkalan militer ke-201 di Tajikistan, pangkalan militer terpadu Kant di Kirgistan dan unit-unit yang ditempatkan di wilayah Kazakhstan.

    Pangkalan militer ke-201 yang ditempatkan di Tajikistan adalah fasilitas militer terbesar Rusia di luar perbatasannya. Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pada Oktober 2012, pangkalan militer Rusia di Tajikistan akan tetap ada hingga 2042.

    Tank Rusia dikerahkan di dekat perbatasan Afganistan-Tajikistan pada hari Selasa menjelang latihan militer bulan depan, dan Rusia mengumumkan lebih banyak latihan di negara tetangga Uzbekistan karena ketegangan regional akibat kemajuan teritorial Taliban tetap tinggi.

    Baca juga: Di Tengah Salat Idul Adha, Roket Hajar Kompleks Rumah Presiden Afghanistan

    REUTERS | TASS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.