Kasus Virus Corona Naik, Vietnam Bersiap Ketatkan Aturan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang spesialis medis yang mengenakan jas pelindung mengambil sampel darah dari bocah lelaki yang telah kembali setelah bepergian ke Da Nang, di pusat pengujian cepat untuk penyakit virus corona (Covid-19) di luar Hanoi, Vietnam 30 Juli 2020. [REUTERS / Kham]

    Seorang spesialis medis yang mengenakan jas pelindung mengambil sampel darah dari bocah lelaki yang telah kembali setelah bepergian ke Da Nang, di pusat pengujian cepat untuk penyakit virus corona (Covid-19) di luar Hanoi, Vietnam 30 Juli 2020. [REUTERS / Kham]

    TEMPO.CO, Jakarta - Vietnam akan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat di 16 provinsi di selatan Vietnam demi mencegah penyebaran virus corona. Pengetatan aturan ini akan berlaku sampai dua pekan ke depan terhitung mulai Senin, 19 Juli 2021.

    Pemerintah Vietnam pada Sabtu, 17 Juli 2021, mengatakan pengetatan aturan ini dilakukan pihaknya karena Vietnam sedang menghadapi wabah terburuk Covid-19 sejauh ini.

    “Wabah virus corona saat ini yang sedang kami hadapi semakin rumit. Pengetatan aturan ini untuk melindungi kesehatan masyarakat,” demikian keterangan pemerintah  

    Petugas medis dengan pakaian pelindung berdiri di luar gedung yang dikarantina di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Hanoi, Vietnam, 29 Januari 2021. [REUTERS / Thanh Hue]

    Vietnam selama ini telah berhasil menjaga kasus virus corona relatif rendah dengan cara melakukan tes virus corona besar-besaran dan melakukan pelacakan close contact dengan ketat. Vietnam juga mengendalikan perbatasan serta menerapkan kebijakan karantina mandiri.

    Akan tetapi, adanya kluster-kluster infeksi virus corona yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir, telah memicu waswas di kalangan ahli kesehatan di Vietnam. Negara itu melaporkan ada 3.718 kasus baru positif Covid-19 atau kasus harian tertinggi virus corona di sana.     

    Kementerian Kesehatan Vietnam melaporkan sebanyak tiga-per-empat kasus virus corona yang terkonfirmasi, terdeteksi di wilayah selatan Vietnam, khususnya Ho Chi Minh City. Kementerian Kesehatan pun telah mengerahkan setidaknya 10 ribu tenaga kesehatan ke provinsi yang paling parah terkena wabah virus corona.        

    Vietnam yang memiliki populasi 98 juta jiwa, mencatatkan ada 47.904 kasus positif Covid-19. Dari jumlah itu, 225 berakhir dengan kematian.

    Dengan kondisi penyebaran wabah virus corona yang terjadi saat ini, Pemerintah Vietnam telah mendapat tekanan untuk mensuplai vaksin virus corona dan mempercepat imunisasi vaksin Covid-19. Sejauh ini, kurang dari 300 ribu warga Vietnam baru mendapat suntikan dosis pertama vaksin virus corona.

    Baca juga: Selain Indonesia, Negara-negara Ini juga Catat Rekor Kenaikan Covid-19

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.