Korea Selatan Pulangkan Kru Kapal Perang yang Terkena Covid-19

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang mengantre untuk mendapatkan tes penyakit virus corona (COVID-19) di tempat pengujian virus corona di Seoul, Korea Selatan, 15 Juli 2021. [REUTERS/Kim Hong-Ji]

    Orang-orang mengantre untuk mendapatkan tes penyakit virus corona (COVID-19) di tempat pengujian virus corona di Seoul, Korea Selatan, 15 Juli 2021. [REUTERS/Kim Hong-Ji]

    TEMPO.CO, Jakarta - Korea Selatan akan mengangkut semua pasukan dari sebuah kapal perang anti-pembajakan yang terkena wabah Covid-19 di Timur Tengah, kata Kementerian Pertahanan pada Ahad, sementara tim pengganti akan mengarahkan kapal itu kembali kembali ke tanah air setelah puluhan tentara di dalamnya dinyatakan positif terkena virus corona.

    Korea Selatan, yang sempat sukses mengendalikan Covid-19, sedang berjuang melawan rekor infeksi karena varian Delta yang lebih menular menyebar ke seluruh negeri setelah mendorong semi-lockdown di wilayah Seoul.

    Dikutip dari Reuters, 18 Juli 2021, dua kapal tanker udara akan berangkat ke Timur Tengah pada hari Minggu, kata kementerian itu, membenarkan bahwa 61 tentara tambahan di kapal itu dinyatakan positif terkena virus menyusul laporan media tentang tujuh kasus.

    Pemerintah telah mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka akan mengirim tim medis untuk mengatasi wabah di kapal.

    Tetapi kekhawatiran meningkat wabah itu bisa jauh lebih buruk dan membutuhkan tindakan yang lebih drastis. Kantor Berita Yonhap mengatakan Kepala Staf Gabungan baru menerima 101 hasil tes PCR dari lebih dari 300 kru di kapal, sementara sisanya dapat diungkapkan dalam beberapa jam mendatang.

    Seorang petugas kesehatan beristirahat di dalam bilik saat dia melakukan tes penyakit virus corona (COVID-19) di tempat pengujian virus corona di Seoul, Korea Selatan, 15 Juli 2021. [REUTERS/Kim Hong-Ji]

    Korea Selatan melaporkan 1.454 kasus virus corona baru untuk hari Sabtu, menjadikan kasus kumulatif di rumah menjadi 177.951 dan total kematian menjadi 2.057.

    Wilayah Seoul Raya, rumah bagi setengah dari 51,34 juta penduduk negara itu, menjadi titik panas untuk lonjakan baru-baru ini dalam kasus-kasus baru yang dikonfirmasi.

    Di bawah langkah-langkah jarak sosial empat tingkat tertinggi di wilayah tersebut sejak Senin, pertemuan lebih dari dua orang dilarang setelah pukul 6 sore, dengan fasilitas hiburan, seperti klub malam dan bar, diperintahkan untuk tutup dan restoran hanya diizinkan beroperasi hingga pukul 10 malam, Yonhap melaporkan.

    Ketika kasus baru meningkat di daerah non-ibu kota, yang dianggap relatif aman dari virus, otoritas kesehatan diperkirakan akan mengumumkan larangan pertemuan lima orang atau lebih di wilayah tersebut.

    Hingga kini 31,4% lebih dari 52 juta orang Korea Selatan atau sekitar 16,1 juta warga telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.

    Baca juga: Korea Selatan Kirim Tim Medis untuk Tangani Wabah Covid-19 di Kapal Perang

    REUTERS | YONHAP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.