Kanselir Jerman Angela Merkel, Perempuan yang Menorehkan Sejarah

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angela Merkel. AP/RIA-Novosti, Mikhail Klimentyev

    Angela Merkel. AP/RIA-Novosti, Mikhail Klimentyev

    TEMPO.CO, JakartaAngela Merkel, Politisi Jerman yang kini menjabat sebagai Kanselir Jerman, berulang tahun hari ini. Wanita yang lahir pada 17 Juli 1954 tersebut kini genap berusia 67 tahun. Dalam usianya tersebut, ia telah melalui berbagai hal dalam kontestasi perpolitikan Jerman. Selain itu, karena kontribusi Jerman yang cukup banyak di dunia internasional, Angela Merkel juga mengalami beberapa kisah menarik dan inspiratif di dunia internasional.

    Dilansir dari Britannica, orang tua Merkel pindah ke daerah Jerman Timur, tempat ia lahir. Meskipun demikian, dua tahun kemudian, tepatnya 1957, keluarganya pindah lagi ke Templin, Uckermark, Jerman. Di Templin, Merkel menyelesaikan studinya di sekolah menengah pada 1973. Setahun kemudian, Merkel masuk ke Karl Marx University, yang kini berganti nama menjadi University of Leipzig, mengambil jurusan fisika.

    Ketika berkuliah, Angela Merkel bertemu dengan suaminya, Ulrich Merkel. Meskipun kemudian mereka berpisah pada 1982, Angela Merkel tetap menggunakan nama belakangnya, yang ia dapat dari nama suaminya. Selain bertemu dengan suami, Merkel juga merupakan mahasiswa yang aktif dan cerdas ketika berkuliah. Keaktifan dan kecerdasannya membuatnya dilantik menjadi anggota dari Central Institute of Physical Chemistry of the Academy of Sciences di Jerman Timur. Karirnya di dunia akademik semakin bersinar ketika ia berhasil menyelesaikan studi doktoralnya pada 1986 dengan disertasi mengenai kimia kuantum.

    Adapun, selain tertarik terhadap dunia akademik, Merkel muda juga sudah tertarik dengan dunia politik. Sebagaimana anak muda Jerman pada umumnya, ia tergabung dalam organisasi kepemudaan di Jerman. Dia adalah anggota dari organisasi Young Pioneer (sejak 1962) dan Free German Youth (sejak 1968).

    Keterlibatannya dalam gerakan Free German Youth membuat kontroversi di antara ilmuwan Central Institute of Physical Chemistry of the Academy of Sciences. Sebab, Merkel diduga merupakan anggota dari divisi agitasi dan propaganda dalam organisasi tersebut. Namun, Merkel menampik dengan menyatakan bahwa ia merupakan anggota dari divisi kebudayaan.

    Karir politik Merkel menjadi semakin konkret ketika ia bergabung dengan partai Demokratischer Aufbruch pada Februari 1990. Tidak berlangsung lama, pada Agustus dalam tahun yang sama, Merkel bergabung dengan partai yang menjadi koalisi Demokratischer Aufbruch, Lothar de Maizière (CDU). Karena dinamikanya yang cemerlang di partai ini, Merkel berhasil menjadi pemimpin perempuan pertama partai CDU.

    Partai tersebut yang mengantarkan Merkel menjadi Kanselir Jerman pada 2005. Koalisi antara CDU dengan Christian Social Union dalam Pemilu 2005 membuat kedua partai tersebut menang. Lawan dari kedua partai, yakni partai Sosial Demokrat Jerman, memilih untuk berkoalisi. Koalisi ini menyepakati untuk melantik Merkel menjadi Kanselir. Angela Merkel pun menjadi Kanselir Jerman perempuan pertama, berasal dari Jerman Timur, sekaligus Kanselir termuda yang pernah menjabat.

    Kepemimpinan Angela Merkel yang berlangung selama 16 tahun akan berakhir dengan pemilihan umum di Jerman pada 26 September mendatang.

    NAOMY A. NUGRAHENI 

    Baca: George W Bush tentang Angela Merkel: Perempuan yang Tidak Takut Memimpin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...