Los Angeles Wajibkan Lagi Penggunaan Masker di Dalam Ruangan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa orang tak memakai masker saat berjalan-jalan di dermaga Oceanside, California, Amerika Serikat, di tengah pandemi virus corona Covid-19, Senin 22 Juni 2020. Negara ini terus membuat rekor kasus harian Covid-19, yang terbaru hampir 55 ribu kasus baru pada Kamis 2 Juli 2020. (ANTARA FOTO/REUTERS/Mike Blake/foc/djo)

    Beberapa orang tak memakai masker saat berjalan-jalan di dermaga Oceanside, California, Amerika Serikat, di tengah pandemi virus corona Covid-19, Senin 22 Juni 2020. Negara ini terus membuat rekor kasus harian Covid-19, yang terbaru hampir 55 ribu kasus baru pada Kamis 2 Juli 2020. (ANTARA FOTO/REUTERS/Mike Blake/foc/djo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Los Angeles akan kembali mewajibkan pengenaan masker di dalam ruangan bahkan untuk orang yang telah divaksinasi. Kewajiban ini di tengah meningkatnya kasus covid-19 di wilayah terbesar di Amerika Serikat tersebut.

    Muntu Davis, petugas kesehatan masyarakat daerah LA, mengatakan bahwa perintah penggunaan masker di dalam ruangan akan mulai berlaku mulai Sabtu. Sekitar 55 persen dari semua warga Amerika telah divaksin Covid-19.

    Davis mengatakan Los Angeles telah mencatat lebih dari 1.000 kasus baru setiap hari selama sepekan terakhir. Hampir 400 orang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 pada Rabu, naik 275 dari minggu sebelumnya. Sembilan kematian baru akibat Covid-19 dilaporkan pada hari Rabu.

    Pemerintah Los Angeles memerintnahkan kepada setiap orang menggunakan masker di dalam ruangan meski sudah divaksin. Itu juga terjadi sebulan setelah berakhirnya lockdown di California.

    Infeksi Covid-19 di California sedang meningkat akibat masuknya varian delta. Pejabat kesehatan masyarakat memperingatkan varian Delta lebih menular dibandingkan varian lain virus corona.

    Baca: Museum San Fransisco Kembalikan Artefak Kuno Abad ke-10 ke Thailand

    THE GUARDIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.