Parahnya Banjir di Jerman, 81 Korban Tewas 1.300 Orang Hilang

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah rumah ambruk terlihat di kawasan yang terkena banjir menyusul hujan deras di Schuld, Jerman, pada 15 Juli 2021. Sekitar 50 orang terdampar di atap di Ahrweiler, dan lebih banyak rumah berisiko runtuh. Helikopter polisi terbang dari negara bagian tetangga untuk membawa orang ke tempat yang aman, kata polisi Koblenz. REUTERS/Wolfgang Rattay

    Sejumlah rumah ambruk terlihat di kawasan yang terkena banjir menyusul hujan deras di Schuld, Jerman, pada 15 Juli 2021. Sekitar 50 orang terdampar di atap di Ahrweiler, dan lebih banyak rumah berisiko runtuh. Helikopter polisi terbang dari negara bagian tetangga untuk membawa orang ke tempat yang aman, kata polisi Koblenz. REUTERS/Wolfgang Rattay

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah orang yang kehilangan nyawa dalam banjir besar di bagian barat Jerman meningkat menjadi 81 orang pada Jumat, menurut televisi Jerman ARD, membuatnya menjadi jumlah korban jiwa terburuk di Jerman dalam beberapa tahun.

    Sekitar 1.300 orang hilang di distrik Ahrweiler di selatan Cologne, kata pemerintah distrik di Facebook. Jaringan telepon seluler telah runtuh di beberapa daerah yang dilanda banjir, yang berarti bahwa keluarga dan teman-teman tidak dapat melacak orang yang mereka cintai, Reuters melaporkan, 16 Juli 2021.

    Permukiman hancur setelah sungai yang meluap menyapu kota-kota dan desa-desa di negara bagian North Rhine-Westphalia dan Rhineland-Palatinate.

    Kondisi sejumlah rumah yang hancur tersapu aliran banjir setelah hujan deras di Schuld, Jerman, 15 Juli 2021. Polisi mengatakan empat orang tewas dan 70 orang hilang di sekitar pusat perkebunan anggur Ahrweiler, di negara bagian Rhineland-Palatinate, setelah Sungai Ahr yang mengalir ke Sungai Rhine meluap dan meruntuhkan enam rumah, dikutip dari Reuters, 15 Juli 2021. REUTERS/Wolfgang Rattay

    Pada Jumat pagi, rumah-rumah runtuh di Erftstadt dekat Cologne, dan tim penyelamat berjuang untuk membantu warga yang telah kembali ke rumah mereka meskipun ada peringatan, kata pemerintah distrik Cologne di Facebook.

    Dikatakan banyak orang masih berada di dalam rumah dan beberapa orang hilang. Kebocoran gas semakin menghambat petugas penyelamat ketika mereka mencoba mengevakuasi orang-orang yang terdampar dengan perahu.

    Satu bendungan di dekat perbatasan Belgia, Rurtalsperre, tergenang semalaman sementara bendungan lainnya, Steinbachtalsperre, tidak stabil.

    Parlemen North Rhine-Westfalia akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Jumat. Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer mengatakan kepada majalah Spiegel bahwa pemerintah federal bertujuan untuk memberikan dukungan keuangan untuk daerah yang terkena dampak banjir secepat mungkin, menambahkan kementeriannya harus menganjukan proposalnya ke kabinet untuk persetujuan pada hari Rabu.

    Baca juga: 5 Banjir Terburuk di Dunia

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.