Eks Istri Prince Lolos dari Teror Mumbai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Mumbai: Bekas istri penyanyi Prince, Manuela Testolini, menyelamatkan diri dari serangan yang terjadi di Hotel Oberoi Mumbai, India, Rabu (26/11). Ia masih bersembunyi dan memantau keadaan dengan BlackBerry.

    Testolini dan rekan-rekannya sedang makan malam di restoran di dalam Hotel Oberoi saat serangan terjadi. Saat itu, Testolini mendengar suara letupan senapan di luar. Awalnya mereka tidak tahu apa itu. Lalu, teman Testolini melihat seorang pria tewas tertembak di luar dekat pintu depan restoran. Akibatnya, semua orang langsung berlarian.

    "Kami langsung meninggalkan semua barang-barang kami termasuk dompet dan telepon," kata Testolini kepada CNN. "Situasinya sangat panik."

    Testolini mengatakan bahwa bunyi letusan senjatan terus berlanjut ketika ia dan belasan pengunjun restoran berlari melalui dapur restoran dan menuju ballroom hotel. Di sana, mereka melihat orang-orang lain yang tengah bersembunyi dari baku tembak serta lemparan granat di luar.

    Testolini, yang datang ke Mumbai untuk berbisnis, berada di pusat serangan terkordinasi di sebelah selatan Mumbai yang mengguncang Mumbai sepanjang malam.

    Para pria bersenjata membombardi beberapa target di titik-titik komersial Mumbai dan menyandera pengunjung di dua hotel mewah di Mumbai.

    Testolini mengaku ia dan sekitar 200 orang lainnya menunggu di ballroom yang gelap selama beberapa jam. Selama itu, ia mendengarkan baku tembak dan letusan granat yang semakin nyaring terdengar. Akhirnya, sekitar pukul 22.00 waktu setempat staf hotel mulai mengevakuasi tamu mulai dari perempuan dan anak-anak ke jalan raya.

    Sejenak, Testolini merasa aman. Akan tetapi, suara letupan senjata kembali menyalak. "Mereka mengejar kami dan kami berlari. Kami bisa mendengar mereka menembak kami," ujar pendiri yayasan anak-anak, In A Perfect World, tersebut.

    Testolini dan rekannya akhirnya menemukan tempat bersembunyi yang tidak mau disebutkan. Di sana mereka memantau berita lewat BlackBerry mereka sambil menunggu situasi aman agar mereka bisa keluar.

    "Kami jauh lebih merasa aman, tetapi merasakan apa yang sedang terjadi," ujar Testolini, yang dijadwalkan untuk meninggalkan Mumbai pada Kamis petang. "Kami akan tetap bersembunyi hingga siang."

    CNN| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.