Pemandu Karaoke di Singapura Tularkan Virus Covid-19 ke Puluhan Pelanggan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang yang memakai masker berpergian sebelum pemberlakuan lockdown di Singapura, 14 Mei 2021. Singapura kembali menerapkan lockdown setelah ditemukan 24 kasus Covid-19 penularan lokal untuk hari kedua berturut-turut, jumlah harian tertinggi sejak September tahun lalu. REUTERS/Caroline Chia

    Orang-orang yang memakai masker berpergian sebelum pemberlakuan lockdown di Singapura, 14 Mei 2021. Singapura kembali menerapkan lockdown setelah ditemukan 24 kasus Covid-19 penularan lokal untuk hari kedua berturut-turut, jumlah harian tertinggi sejak September tahun lalu. REUTERS/Caroline Chia

    TEMPO.CO, Jakarta - Singapura melaporkan jumlah kasus virus covid-19 tertinggi dalam 10 bulan terakhir pada Rabu, 14 Juli 2021. Penularan virus corona berasal dari pemandu lagu di ruang karaoke KTV ke para pelanggannya.

    Menurut Kementerian Kesehatan, dari 56 infeksi komunitas baru, 41 orang terkait dengan klaster di karaoke KTV.

    Klaster ini terungkap setelah pemandu lagu asal Vietnam membutuhkan bantuan medis. Kementerian Kesehatan pun menelusuri penularan dari wanita Vietnam tersebut ke pelanggannya.

    Hingga kini tempat karaoke KTV masih ditutup. Begitu pula gerai yang menjual makanan dan minuman.

    Menteri Kesehatan Ong Ye Kung mengatakan polisi akan menindak bila ditemukan pelanggaran. "Setiap gerai yang menyediakan layanan pemandu lagu, permainan dadu, dan semua kontak yang sangat dekat, tidak diizinkan," katanya kepada media lokal, seperti dikutip oleh Channel News Asia.

    Selain rumah karaoke, klaster baru di Singapura juga berasal dari penumpang kapal pesiar. Hampir 3.000 penumpang dan awak dikurung di kabin kapal pesiar hingga tes COVID-19 selesai.

    Singapura menargetkan dua pertiga penduduknya sudah divaksinasi pada 9 Agustus mendatang.

    Baca: Sydney Lockdown Lagi, Kasus Covid-19 Terus Naik Hampir 900

    REUTERS 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.