Virus Corona di Sydney Sudah Menyebar ke Luar Wilayah

Orang-orang terlihat berjalan di depan Gedung Opera Sydney dan Jembatan Pelabuhan Sydney setelah lockdown untuk mencegah virus corona (Covid-19) dilonggarkan di Sydney, Australia, 23 Juni 2020. [REUTERS / Loren Elliott / File foto]

TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah pasien Covid-19 di negara bagian New South Wales, yang saat ini dirawat di rumah sakit sebanyak 71 orang menyusul naiknya wabah virus corona di Ibu Kota Sydney. Dari jumlah tersebut, 20 orang di rawat di ICU.     

Virus corona yang mematikan diduga telah menyebar ke wilayah di luar Sydney, yang sebelumnya tidak terdampak. Di wilayah Goulburn, sekitar 200 kilometer dari barat daya Sydney, sudah terdeteksi satu kasus virus corona.    

Wabah virus corona di Sydney pun sekarang ini sudah mulai menekan layanan kesehatan. Di wilayah Fairfield, barat daya Sydney, orang-orang mengantri untuk dites virus corona. Antrian bisa sampai berkilometer karena otoritas kesehatan disana meminta masyarakat, yang ingin bekerja ke luar wilayah tersebut, dites virus corona secara rutin.

Orang-orang mengantre di luar pusat vaksinasi penyakit virus corona (COVID-19) di Sydney Olympic Park di Sydney, Australia, 23 Juni 2021. [REUTERS/Jane Wardell]

Sementara itu, otoritas Australia pada Rabu, 14 Juli 2021, memperpanjang lockdown di Ibu Kota Sydney sampai 14 hari ke depan. Keputusan itu diambil setelah lockdown selama tiga pekan sebelumnya dianggap gagal membawa Sydney keluar dari wabah virus corona terbesar yang melanda wilayah itu pada tahun ini.

Perdana Menteri negara bagian New South Wales, Australia, Gladys Berejiklian, mengatakan aturan pembatasan ruang gerak masyarakat ini masih harus diberlakukan setidaknya sampai 30 Juli 2021. Sebab ada 97 kasus baru infeksi virus corona yang ditularkan secara lokal atau naik dibanding sehari sebelumnya.

“Rasanya selalu sedih mengatakan hal ini, namun kami harus memperpanjang lockdown setidaknya untuk dua minggu ke depan. Kami pun ingin keluar dari lockdown ini secepatnya. Untuk itulah, kami harus memberlakukan aturan ini,” kata Berejiklian, Rabu, 14 Juni 2021.

Lockdown yang sebelumnya diberlakukan pada 26 Juni 2021, baru akan dicabut jika kasus baru positif Covid-19 di masyarakat mendekati nol. Namun sekarang ini, ada 97 kasus baru infeksi virus corona, dimana 24 kasus terjadi di dalam komunitas masyarakat. Itu artinya, otoritas menduga ledakan varian Delta Covid-19 akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Sydney adalah kota pelabuhan yang berpopulasi 5 juta jiwa, yang sudah menjalani lockdown selama dua pekan sebelum akhirnya diperpanjang. Banyak tempat-tempat bisnis ditutup dan sekolah memberlakukan pembelajaran daring. Warga hanya diperbolehkan keluar rumah untuk keperluan mendesak atau olahraga.

Baca juga: Lonjakan Covid-19, Sydney Lockdown Selama 14 Hari

   

Sumber: Reuters      






Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

1 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

1 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

1 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

2 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

2 hari lalu

Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

Pengadilan Myanmar menghukum pemimpin terguling Aung San Suu Kyi dan mantan penasihat ekonominya, Sean Turnell dari Australia, 3 tahun penjara


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

2 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

2 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

3 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Fatima Payman, Senator Berjilbab Pertama di Australia

4 hari lalu

Fatima Payman, Senator Berjilbab Pertama di Australia

Fatima Payman, wanita kelahiran Kabul, Afganistan itu telah membuat sejarah baru lantaran menjadi senator berhijab pertama di Negeri Kanguru.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

4 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.