Kemiskinan Bikin Perempuan di Nigeria Rela Jual Diri Demi Indomie

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nigeria telah menjadi negara urutan ke-12 di dunia yang warganya paling banyak mengkonsumsi mi instan. Sumber: edition.cnn.com

    Nigeria telah menjadi negara urutan ke-12 di dunia yang warganya paling banyak mengkonsumsi mi instan. Sumber: edition.cnn.com

    TEMPO.CO, - Sebuah organisasi berbasis komunitas di Negara Bagian Enugu, Nigeria, Iyom Umuevu Njoku Eji, mengungkapkan kemiskinan membuat beberapa remaja terjerumus ke dalam gaya hidup tidak bermoral. Program Officer Iyom Umuevu Njoku Eji, Ijeoma Nwatu, mengatakan gadis muda di sana rela menjual dirinya demi sepiring Indomie

    “Beberapa gadis muda telah terjerumus ke dalam seks pranikah dengan barang-barang murah seperti sepiring indomie dan sebotol minuman ringan,” kata Nwatu seperti dikutip dari Daily Post, Ahad 11 Juli 2021.

    Kemiskinan di kalangan perempuan, kata Njoku, merupakan masalah utama masyarakat pedesaan di Nigeria. Hasil temuan komunitasnya banyak gadis muda hamil di luar nikah demi sepiring Indomie dan sebotol minuman.

    Kondisi ini merupakan realitas yang terjadi pada negara miskin seperti Nigeria dimana perempuan tidak diberdayakan dan dipinggirkan. Sehingga kemiskinan adalah akar permasalahan yang dampaknya paling banyak dirasakan oleh kalangan perempuan dan anak perempuan.

    Nwatu mengungkapkan komunitasnya memiliki program bersama dengan organisasi internasional lainnya untuk memerangi kekerasan berbasis gender dan mengentaskan kemiskinan dalam rentang empat tahun di Nigeria.

    Selain itu, ada pula program pelatihan tentang cara berdagang dan mengakses kredit mikro bagi wanita di Nigeria. Bagi mereka yang ingin mempunyai modal usaha, dipersilakan membentuk kelompok koperasi kecil yang masing-masing anggotanya dapat berkontribusi dalam mengelola keuangan

    NAUFAL RIDHWAN ALY (MAGANG)

    Sumber: DAILY POST

    Baca juga:

    150 Pelajar di Nigeria Diculik Kelompok Bersenjata


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.