Polisi di India Menyita 354 Kilogram Narkoba

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Narkoba atau methylamphetamine. Getty Images

    Ilustrasi Narkoba atau methylamphetamine. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Delhi, India, menyita 354 kilogram narkoba jenis heroin, yang ditemukan dalam bentuk berkarung-karung di sebuah rumah di Faridabad. Ini adalah penyitaan terbesar, yang pernah dilakukan.     

    Empat orang ditahan dalam kasus ini. Otoritas sedang menginvestigasi kemungkinan adanya narko-terorisme dalam kasus ini.

    “Kepolisian telah menahan Hazrat Ali, Rizwan Ahmad, Gurjot Singh dan Gurdeep Singh. Ali berstatus warga negara Afganistan. Ini jaringan narkoba yang tersebar di Afganistan, Eropa dan beberapa wilayah di India,” kata Kepala Kepolisian Delhi, Neeraj Thakur.

    Selama proses penyelidikan, Kepolisian menemukan narkoba ini berasal dari Afganistan, yang disembunyikan dalam karung-karung dan karton. Barang haram ini diselundupkan lewat pelabuhan Chabahar di Iran, lalu masuk ke Mumbai di negara bagian Maharashtra, India, lewat pelabuhan Lal Nehru.

        

    “Barang haram ini, lalu dikirim lagi untuk diproses lebih lanjut ke sebuah pabrik narkoba di dekat kota Shivpuri, negara bagian Madhya Pradesh. Narkoba yang sudah menjadi heroin, disiapkan oleh sejumlah ahli dari Afganistan untuk dijual di Delhi, Punjab, Haryana, Rajasthan dan Jammu, Kashmir serta wilayah lainnya,” demikian keterangan otoritas Delhi.

    Para tersangka yang sudah ditahan memberi keterangan bahwa dalang jaringan narkoba ini beroperasi di Portugal. Kasus ini sedang diinvestigasi lebih lanjut oleh aparat kepolisian.

    Baca juga: Diprotes Karena Kawal Nia Ramadhani dengan Senjata Api, Polisi: Itu SOP Kami

    Sumber: ndtv.com


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.