Kabur dari Taliban, 1.000 Warga Afghanistan Mengungsi ke Tajikistan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pria bersiap di posisi saat bersiap-siap melawan pemberontak Taliban di Distrik Ghorband, Provinsi Parwan, Afghanistan, 29 Juni 2021. Militan Taliban telah meningkatkan serangan terhadap pasukan Afghanistan dan mengklaim banyak wilayah saat pasukan asing mundur. REUTERS/Omar Sobhani

    Sejumlah pria bersiap di posisi saat bersiap-siap melawan pemberontak Taliban di Distrik Ghorband, Provinsi Parwan, Afghanistan, 29 Juni 2021. Militan Taliban telah meningkatkan serangan terhadap pasukan Afghanistan dan mengklaim banyak wilayah saat pasukan asing mundur. REUTERS/Omar Sobhani

    TEMPO.CO, Jakarta - Tajikistan telah menampung lebih dari 1.000 pengungsi sipil yang melarikan diri dari kekerasan di perbatasan Afghanistan. Dalam pernyataan resmi pemerintah setempat, pengungsian dipicu oleh pertempuran antara pasukan pemerintah dan gerilyawan Taliban di Afghanistan utara.

    Para pengungsi kebanyakan adalah wanita, anak-anak dan orang tua. Mereka telah ditempatkan di lokasi aman.

    Pihak berwenang sedang terlibat pembicaraan dengan PBB dan badan Layanan Kesehatan Aga Khan tentang status pengungsi, juga makanan dan kesehatan bagi mereka.

    Tajikistan sementara menampung pula ratusan prajurit Afghanistan yang mundur dari posisi mereka di provinsi utara. Saat ini sebagian besar wilayah tersebut berada di bawah kendali Taliban.

    Situasi keamanan di Afghanistan telah memburuk dengan cepat setelah Amerika Serikat menarik mundur pasukannya.

    Baca: Afghanistan Ditinggalkan Tentara Amerika, Rusia Tawarkan Bantuan Pengganti

    REUTERS 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.