Sakit Diare, Perdana Menteri Malaysia Dirawat di Rumah Sakit

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin telah meminta warga Malaysia untuk mematuhi Perintah Kontrol Gerakan (lockdown) pemerintah mulai Rabu, 18 Maret 2020.[Bernama/Astroawani]

    Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin telah meminta warga Malaysia untuk mematuhi Perintah Kontrol Gerakan (lockdown) pemerintah mulai Rabu, 18 Maret 2020.[Bernama/Astroawani]

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dilaporkan oleh kantor Perdana Menteri Malaysia pada Minggu, 4 Juli 2021, dalam kondisi stabil dan diharapkan segera keluar dari rumah sakit setelah menjalani perawatan untuk infeksi sistem pencernaan.

    Tim dokter yang merawat Muhyiddin menyebut, orang nomor satu di Malaysia itu, dirawat sejak Rabu, 30 Juni 2021, karena diare. Dia akan tetap berada di rumah sakit selama menjalani perawatan anti-biotik intravena dan diharapkan bisa keluar dari rumah sakit beberapa hari ke depan.

    “Kondisinya stabil dan membaik. Dia masih boleh bekerja selama menjalani perawatan (kesehatan),” demikian keterangan kantor Perdana Menteri Malaysia.

    Muhyiddin Yassin, menandatangi dokumen saat upacara penobatannya sebagai Perdana Menteri Malaysia di Kuala Lumpur, Malaysia, 1 Maret 2020 Malaysia Information Department/Maszuandi Adnan/Handout via REUTERS

      

    Hasil pemeriksaan secara menyeluruh tidak menemukan bukti kalau kanker Perdana Menteri Muhyiddin, kambuh lagi.

    Sebelumnya pada 2018 lalu, Muhyiddin didiagnosa sakit kanker pankreas. Dia dinyatakan sudah bersih dari penyakit mematikan itu pada Juni 2020.

    Baca juga: Malaysia Perketat Lockdown di Kuala Lumpur, Berlakukan Jam Malam

    Sumber: asiaone.com


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.