Rusia Tetap Ogah Lockdown Meski Kasus Corona Meledak

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas penegak hukum berjaga di Red Square setelah aktivis oposisi Pavel Krisevich dilaporkan melakukan simulasi penembakan di kepala dalam protes politik, di Moskow, Rusia, 11 Juni 2021. [REUTERS/Shamil Zhumatov]

    Seorang petugas penegak hukum berjaga di Red Square setelah aktivis oposisi Pavel Krisevich dilaporkan melakukan simulasi penembakan di kepala dalam protes politik, di Moskow, Rusia, 11 Juni 2021. [REUTERS/Shamil Zhumatov]

    TEMPO.CO, Jakarta - Korban tewas akibat virus Corona di Rusia terus berjatuhan. Pada Jumat, 2 Juli 2021, Rusia mencatat jumlah kematian 679 kasus dalam 24 jam terakhir, rekor tertinggi sejak pandemi dimulai.

    Selain itu, gugus tugas virus corona Rusia melaporkan adanya 23.218 infeksi baru dalam 24 jam terakhir, termasuk 6.893 di Moskow.

    Saat ini, rumah sakit di Moskow kewalahan dengan lonajakn pasien. “Dengan jumlah pasien yang tinggi, kapasitas (rumah sakit) tidak cukup lagi dan kami akan menambah rumah sakit lain lagi,” ujar Anastasiya Rakova, Wakil Walikota Moskow kepada kantor berita Rusia.

    Meski jumlah pasien Corona melonjak, Rakova menyatakan pihaknya belum berencana melakukan lockdown. "(Tapi) kami akan melakukan segala cara selain mengumumkan lockdown," katanya.

    Melonjaknya kasus Covid-19 membuat pejabat setempat mendorong masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi. Meski ketersediaan vaksin banyak, banyak yang tak mau melakukannya.

    Dari 12,5 juta penduduk Moskow, baru 2,6 juta orang yang sudah menerima vaksin dosis pertama.

    REUTERS 

    Baca: Putin Klaim Rusia Bisa Tenggelamkan Kapal Perang Inggris Tanpa Picu Perang Dunia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.