Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Iran Batasi Akses Pengawas Nuklir PBB ke Fasilitas Pengayaan Uranium Natanz

image-gnews
Pemandangan fasilitas pengayaan uranium Natanz 250 km selatan ibu kota Iran, Teheran, 30 Maret 2005. REUTERS/Raheb Homavandi/File Photo]
Pemandangan fasilitas pengayaan uranium Natanz 250 km selatan ibu kota Iran, Teheran, 30 Maret 2005. REUTERS/Raheb Homavandi/File Photo]
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Iran telah membatasi akses pengawas nuklir PBB ke fasilitas pengayaan uranium utamanya di Natanz, dengan alasan masalah keamanan setelah apa yang dikatakannya sebagai serangan di situs tersebut oleh Israel pada bulan April, kata para diplomat.

Pembatasan itu, yang menurut seorang pejabat telah berlangsung selama berminggu-minggu, sedang dalam proses penyelesaian, kata para diplomat, dikutip dari Reuters, 2 Juli 2021.

Pembatasan itu juga telah meningkatkan ketegangan dengan Barat seperti halnya pembicaraan tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir Iran.

Iran melanggar perjanjian nuklir 2015 dengan memulai pengayaan uranium mendekati tingkat senjata. Iran juga gagal menjelaskan asal partikel uranium yang ditemukan oleh pengawas nuklir PBB di beberapa situs yang tidak diumumkan.

"Mereka memprovokasi kami," kata seorang diplomat Barat yang mengikuti Badan Energi Atom Internasional (IAEA), menambahkan bahwa inspektur harus dapat memiliki akses penuh minggu depan.

Pejabat Iran tidak segera memberikan komentar. IAEA menolak berkomentar, mengutip kebijakan umumnya untuk tidak mengomentari masalah inspeksi.

Gambar satelit pembangkit nuklir Natanz. Foto Google (sebelum) dan Iran International (setelah).[Sky News]

Selain alasan Iran di luar masalah keamanan dan keselamatan yang disebut sebagai penjelasan tidak jelas, IAEA telah berseturu dengan Iran mengenai izin akses sebelumnya. Iran pada tahun 2020 menolak akses IAEA ke dua lokasi untuk inspeksi mendadak. Pada 2019, Iran menahan inspektur IAEA dan menyita dokumen perjalanannya.

IAEA sejauh ini berhenti melaporkan masalah tersebut kepada negara-negara anggotanya dan mengadakan pertemuan darurat Dewan Gubernur yang beranggotakan 35 negara seperti yang terjadi pada November 2019, ketika Iran secara singkat menahan inspektur IAEA yang menurut para diplomat telah mencari akses ke Natanz.

Sebuah ledakan dan pemadaman listrik pada bulan April di Natanz, jantung program pengayaan uranium Iran, tampaknya telah merusak sentrifugal di Pabrik Pengayaan Bahan Bakar (FEP) skala komersial bawah tanah di sana. Laporan triwulanan terakhir IAEA tentang Iran pada bulan Mei menunjukkan output pengayaannya telah melambat.

"Karena kecelakaan/sabotase pada bulan April, akses tertentu telah dibatasi untuk alasan keselamatan dan keamanan," kata seorang diplomat yang berbasis di Wina, menambahkan bahwa langkah itu memiliki dampak kecil pada kemampuan badan tersebut untuk melakukan verifikasi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

IAEA dan Iran telah membahas masalah ini untuk menghindari pembatasan ini menjadi permanen dan karena itu mulai mengikis kemampuan verifikasi, tambahnya.

Seorang pejabat AS menolak mengomentari perselisihan tersebut, tetapi menekankan pentingnya Iran mematuhi perjanjian perlindungannya yang memungkinkan IAEA untuk memverifikasi kepatuhan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir-nya. NPT mengizinkan Iran untuk memiliki program nuklir sipil sebagai imbalan atas komitmen untuk tidak memperoleh senjata nuklir.

Amerik Serikat dan sekutu Eropanya telah menekan Iran atas pelanggaran kesepakatan 2015, yang dibuat untuk memperpanjang waktu yang dibutuhkan Iran untuk memproduksi senjata nuklir jika mau. Iran menegaskan tujuan nuklirnya sepenuhnya untuk tujuan damai.

Inspeksi dan pemantauan juga menjadi sorotan baru-baru ini ketika Iran mengurangi kerja sama dengan IAEA pada bulan Februari, menghapus dasar hukum untuk inspeksi cepat IAEA di fasilitas yang tidak diumumkan yang telah diperkenalkan dalam kesepakatan nuklir 2015, JCPOA.

Pada saat yang sama, Iran mengakhiri pemantauan IAEA terhadap beberapa kegiatan nuklir yang diperkenalkan oleh JCPOA. Kesepakatan sementara dengan IAEA membuat pemantauan tetap berjalan, tetapi IAEA hanya akan memiliki akses ke sana di kemudian hari.

Namun, perjanjian sementara itu berakhir pekan lalu, dan IAEA mengatakan Iran belum menanggapi ketika ditanya tentang status perjanjian itu, yang ingin diperpanjang oleh IAEA.

Diplomat Barat mengatakan Iran sekarang telah setuju untuk memberikan akses penuh kepada para pengawas nuklir PBB ke FEP, yang seharusnya terjadi minggu depan. Yang lain mengatakan langkah itu dikalibrasi dengan hati-hati oleh Iran untuk menciptakan gangguan tanpa menyebabkan insiden diplomatik besar.

Baca juga: Sekjen PBB Minta Joe Biden Cabut Sanksi Iran untuk Selamatkan Perjanjian Nuklir

REUTERS

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Konflik Iran vs Israel: Pertahanan Udara Iran Rapuh Terhadap Serangan Israel?

7 jam lalu

Fasilitas Nuklir Iran di Isfahan.[haaretz]
Konflik Iran vs Israel: Pertahanan Udara Iran Rapuh Terhadap Serangan Israel?

Para ahli menduga Israel tidak akan mengalami banyak kesulitan mencapai target di dalam wilayah Iran yang hanya memiliki angkatan udara sudah uzur.


Menlu Iran Anggap Remeh Serangan Drone, Lebih Mirip Mainan Anak-anak

8 jam lalu

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian menghadiri acara sampingan dalam acara memperingati 75 tahun Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, di PBB di Jenewa, Swiss, 12 Desember 2023 .REUTERS/Denis Balibouse
Menlu Iran Anggap Remeh Serangan Drone, Lebih Mirip Mainan Anak-anak

Menlu Iran mengatakan Teheran sedang menyelidiki serangan drone, sejauh ini hubungan dengan Israel belum terbukti.


Serangan Iran Tak Kendurkan Israel Tetap Gempur Kamp Pengungsi Jabalia di Gaza Palestina

10 jam lalu

Warga Palestina memeriksa lokasi serangan Israel di sebuah rumah, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, di Jabalia di Jalur Gaza utara, 3 Januari 2024. Lebih dari 22.000 orang meninggal dalam aksi genosida Israel di Palestina sejak Oktober 2023. REUTERS/Emad Gabon
Serangan Iran Tak Kendurkan Israel Tetap Gempur Kamp Pengungsi Jabalia di Gaza Palestina

Israel terus luncurkan serangan ke wilayah Jabalia, Gaza meski dikejutkan serangan Iran pekan lalu.


Enam Fakta Dugaan Serangan Israel ke Iran, Warga Isfahan Aman

12 jam lalu

Para pengunjuk rasa membakar bendera AS dan Israel selama protes anti-Israel di Teheran, Iran, 1 April 2024MAJID ASGARIPOUR/WANA VIA REUTERS)
Enam Fakta Dugaan Serangan Israel ke Iran, Warga Isfahan Aman

Sejumlah fakta terbaru soal dugaan serangan Israel ke Iran, mulai dari fasilitas nuklir hingga kondisi warga Isfahan.


Top 3 Dunia: Rudal Israel Diklaim Serang Iran hingga Perbandingan Kekuatan Senjata

13 jam lalu

Seorang pengunjuk rasa memegang bendera Palestina saat berkumpul untuk mendukung Yaman di depan kedutaan Inggris di Teheran, Iran, 12 Januari 2024. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Top 3 Dunia: Rudal Israel Diklaim Serang Iran hingga Perbandingan Kekuatan Senjata

Top 3 dunia adalah rudal Israel diklaim menyerang Iran, cerita AS bantu Iran kembangkan nuklir hingga perbandingan senjata Iran dan Israel.


10 Tentang Iran, Peradaban Tertua di Dunia Hingga Dikenal Sebagai Persia

22 jam lalu

Puluhan warga mengikuti rangkaian pemakaman Mayjor Jenderal Qassem Soleimani di Baghdad, Irak, 4 Januari 2020. Soleimani, memimpin Pasukan Quds, cabang Garda Revolusi Iran yang bertanggung jawab untuk operasi di luar negeri, mulai dari sabotase dan serangan teror hingga memasok milisi yang beroperasi sebagai pasukan pengganti Iran. REUTERS/Thaier al-Sudani
10 Tentang Iran, Peradaban Tertua di Dunia Hingga Dikenal Sebagai Persia

Diketahui, wilayah Iran sempat dikuasai oleh negara-negara Helenistik, Kekaisaran Parthia, Kekaisaran Sasanian, dan terakhir kaum Muslim Arab.


Iran Bungkam Soal Serangan Israel, Isyaratkan Tak Ada Pembalasan

22 jam lalu

Sistem pertahanan anti-rudal Iron Dome Israel dikerahkan di dekat Yerusalem, 14 April 2024. Menurut IDF, sistem pertahanan Israel, serta sekutu Israel di wilayah tersebut, mencegat 99 persen dari lebih dari
Iran Bungkam Soal Serangan Israel, Isyaratkan Tak Ada Pembalasan

Iran tak berencana membalas ledakan di Isfahan yang diduga dilakukan Israel.


Harga Minyak Melonjak Buntut Dugaan Serangan Israel ke Iran

23 jam lalu

Kilang Minyak Pertamina Dumai. antaranews.com
Harga Minyak Melonjak Buntut Dugaan Serangan Israel ke Iran

Konflik Israel Iran yang diprediksi masih panjang membuat harga minyak dunia melambung.


Iran Siap Tembakkan Rudal, Klaim Fasilitas Nuklirnya Aman

1 hari lalu

Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari berdiri saat militer Israel menunjukkan apa yang mereka katakan sebagai rudal balistik Iran yang mereka ambil dari Laut Mati setelah Iran meluncurkan drone dan rudal ke arah Israel, di pangkalan militer Julis, di Israel selatan 16 April 2024. REUTERS /Amir Cohen
Iran Siap Tembakkan Rudal, Klaim Fasilitas Nuklirnya Aman

Iran mengaku fasililitas nuklirnya aman. Sehari sebelum dugaan serangan Israel, Garda Revolusi Iran mengklaim siap menembakkan rudal.


Maskapai Ubah Rute Penerbangan Usai Dugaan Serangan Israel ke Iran

1 hari lalu

Orang-orang berkumpul saat militer Israel memamerkan apa yang mereka katakan sebagai rudal balistik Iran yang mereka ambil dari Laut Mati setelah Iran meluncurkan drone dan rudal ke arah Israel, di pangkalan militer Julis, di Israel selatan 16 April 2024. REUTERS/Amir Cohen
Maskapai Ubah Rute Penerbangan Usai Dugaan Serangan Israel ke Iran

Usai dugaan serangan Israel ke Iran, sejumlah maskapai penerbangan mengubah rute.