Joe Biden Mulai Kirimkan Vaksin COVID-19 Pfizer dan Moderna ke Luar Negeri

Presiden AS Joe Biden berjalan untuk menyampaikan pidato setelah diskusi meja bundar dengan para penasihat mengenai langkah-langkah untuk mengurangi kekerasan senjata AS, di Gedung Putih di Washington, AS, 23 Juni 2021. [REUTERS/Jonathan Ernst]

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Amerika menepati janjinya soal mendonasikan stok vaksin COVID-19 mereka ke luar negeri. Senin ini, mereka mulai mengirimkan vaksin Pfizer dan Modern ke luar negeri, baik dengan atau tanpa melalui mekanisme COVAX yang dibentuk oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dikutip dari CNN, pengiriman pertama akan mengambil tujuan Peru dan Pakistan. Jumlah dan jenis vaksin yang dikirim berbeda. Peru akan mendapatkan 2 juta dosis vaksin COVID-19 Pfizer. Sementara Pakistan, akan menerima 2,5 juta dosis vaksin COVID-19 dari Moderna. Kedua merk kerap disebut sebagai dua vaksin COVID-19 dengan efikasi tertinggi.

"Amerika akan menjadi 'gudang senjata' vaksin dalam perang melawan COVID-19. Ini seperti Amerika menjadi gudang senjata dalam perang untuk demokrasi pada Perang Dunia II dulu," ujar Presiden Amerika Joe Biden ketika pertama kali mengumumkan rencana donasi Amerika, awal Juni 2021.

Petugas medis menunjukan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech COVID-19. Badan Obat Norwegia (NMA) mengatakan hasil otopsi terhadap 13 jenazah menunjukkan bahwa efek samping umum vaksin covid-19 REUTERS/Andreas Gebert

Komitmen Amerika, untuk saat ini, adalah mendonasikan 80 juta dosis vaksin COVID-19 dari stok miliknya. Donasi ini dilakukan seiring dengan makin dekatnya kampanye vaksinasi COVID-19 Amerika dengan target mereka. Amerika tidak ingin stok vaksin yang mereka punya mubazir sementara berbagai negara membutuhkannya.

Dari 80 juta dosis tersebut, sebanyak 75 persennya akan disumbangkan melalui COVAX. Dengan begitu, vaksin yang dikirimkan akan tepat sasaran mengingat masih banyak negara yang kekurangan vaksin COVID-19.

Gedung Putih, per berita ini ditulis, belum mengumumkan berapa banyak dosis vaksin COVID-19 yang akan dikirimkan dalam waktu dekat. Salah seorang sumber di pemerintah berkata, "kami di tahap finalisasi regulasi domestik, legal, dan tantangan operasional untuk memastikan pengiriman berjalan lancar".

Vaksin Moderna COVID-19. REUTERS/Dado Ruvic

Perihal pandemi di Amerika, saat ini Negeri Paman Sam itu sedang mengalami peningkatkan kasus infeksi varian Delta. Mengacu pada data CDC 19 Juni lalu, proporsi kasus varian Delta COVID-19 meningkat menjadi 20,6 persen secara nasional dan lebih tinggi di beberapa wilayah.

Sebelumnya, proporsi kasus varian Delta hanya mencapai 2,8 persen dalam kurun waktu dua pekan yang berakhir pada 22 Mei, dan meningkat menjadi 9,5 persen dalam kurun waktu dua pekan yang berakhir pada 5 Juni.

Vaksin COVID-19 yang ada di Amerika sekarang diyakini masih bisa menangkalnya. Per hari ada 740 ribu warga Amerika yang divaksin, turun dari puncaknya, 2,5 juta orang, pada April lalu. Adapun jumlah warga Amerika yang sudah tervaksin penuh adalah 46 persen dari 321 juta dosis vaksin COVID-19 yang sudah disuntikkan. 

Baca juga: Kasus Infeksi Varian Delta Meningkat Pesat di Amerika

ISTMAN MP | CNN






Ponsel Xiaomi Vietnam Mulai Mengalir ke Pasar Asia Tenggara

3 jam lalu

Ponsel Xiaomi Vietnam Mulai Mengalir ke Pasar Asia Tenggara

Fasilitas Xiaomi Vietnam berdiri di atas lahan seluas 20 hektare dengan nilai investasi Rp 1,2 triliun.


Hadapi Ancaman Omicron BA.4 dan BA.5, Australia Siapkan Vaksin Booster COVID-19 Kedua

3 jam lalu

Hadapi Ancaman Omicron BA.4 dan BA.5, Australia Siapkan Vaksin Booster COVID-19 Kedua

Australia siapkan vaksin booster COVID-19 dosis kedua untuk menghadapi lonjakan pasien di rumah sakit akibat subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5


PPKM Level 2 di Jakarta Batal, Pengusaha: Terus Terang Kami Bingung

16 jam lalu

PPKM Level 2 di Jakarta Batal, Pengusaha: Terus Terang Kami Bingung

Rata-rata trafik pengunjung di pusat perbelanjaan di Jakarta masih berkisar 70-80 persen atau belum sepenuhnya pulih selama PPKM.


Cegah Risiko Gejala Berat Covid-19 dengan Vaksinasi Booster

17 jam lalu

Cegah Risiko Gejala Berat Covid-19 dengan Vaksinasi Booster

Dokter paru mengatakan vaksinasi booster sangat bermanfaat untuk mencegah risiko gejala berat dan risiko rawat inap bagi yang sudah divaksin.


Kemendagri: Kembali PPKM Level 1, Jabodetabek Telah Lewati Puncak Omicron BA.4 dan BA.5

20 jam lalu

Kemendagri: Kembali PPKM Level 1, Jabodetabek Telah Lewati Puncak Omicron BA.4 dan BA.5

Kemendagri menyatakan status Jabodetabek kembali ke level PPKM Level 1. Telah lewati puncak Omicron BA4 dan BA5.


Hotel The Grand Lisboa di Makau Lockdown karena Covid-19

23 jam lalu

Hotel The Grand Lisboa di Makau Lockdown karena Covid-19

Puluhan orang di hotel The Grand Lisboa yang positif Covid-19, telah membuat otoritas Makau memberlakukan lockdown pada hotel terkenal itu.


Pagi Ini Rupiah Tembus Rp 15 Ribu, Apa Penyebabnya?

1 hari lalu

Pagi Ini Rupiah Tembus Rp 15 Ribu, Apa Penyebabnya?

Rupiah yang ditransaksikan antar-bank loyo hingga menyentuh level psikologis Rp 15 ribu per dolar Amerika Serikat.


Ayo Vaksinasi Booster, Ini Saran Dokter Paru

1 hari lalu

Ayo Vaksinasi Booster, Ini Saran Dokter Paru

Dokter paru mengingatkan vaksinasi booster sangat bermanfaat untuk memberikan perlindungan optimal di tengah pandemi COVID-19.


Harga Minyak Dunia Anjlok Bikin Saham Migas Tersungkur

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok Bikin Saham Migas Tersungkur

Harga acuan minyak dunia tersungkur rata-rata 9 persen pada perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB.


Vaksin Merah Putih BRIN Diuji pada Mencit dan Kera Akhir Bulan Ini

1 hari lalu

Vaksin Merah Putih BRIN Diuji pada Mencit dan Kera Akhir Bulan Ini

Pengembangan Vaksin Merah Putih ini sudah selesai di fase laboratorium sejak Oktober 2021 lalu oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.