Negara-negara yang Sudah Mulai Normalisasi Bertahap dari Lockdown Covid-19

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang menikmati matahari di atap bar Skylight setelah pemerintah melonggarkan lockdown Covid-19 di London, Inggris, 12 April 2021.[REUTERS/Dylan Martinez]

    Orang-orang menikmati matahari di atap bar Skylight setelah pemerintah melonggarkan lockdown Covid-19 di London, Inggris, 12 April 2021.[REUTERS/Dylan Martinez]

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah peluncuran vaksin Covid-19 menurunkan tingkat rawat inap dan infeksi, banyak negara berencana untuk kembali normal secara bertahap, membuka perbatasan dan membiarkan orang kembali ke restoran, toko, dan tempat olahraga setelah lockdown Covid-19 lebih dari satu tahun.

    Berikut adalah peta rencana negara-negara menuju normalisasi Covid-19, dikutip dari Reuters, 23 Juni 2021.

    INGGRIS

    Inggris berencana untuk membuka kembali pub, restoran, klub malam, dan tempat perhotelan lainnya sepenuhnya pada 19 Juli.

    Ritel non-esensial di Inggris dibuka kembali pada 12 April bersama dengan pub dan restoran yang beroperasi di luar ruangan. Perhotelan dalam ruangan, bioskop, teater, dan ruang olahraga dibuka kembali pada 17 Mei dengan pembatasan kapasitas. Inggris juga melanjutkan perjalanan internasional, dengan aturan karantina masih berlaku untuk sebagian besar kedatangan.

    KANADA

    ADVERTISEMENT

    Warga Kanada dan penduduk tetap yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19 akan dibebaskan dari karantina saat kembali ke negara itu mulai 5 Juli.

    KOLOMBIA

    Kolombia pada 3 Juni menyetujui pembukaan kembali sebagian acara besar seperti konser dan pertandingan olahraga dengan kapasitas 25% untuk kota-kota di mana tingkat rawat inap intensif di bawah 85%.

    Mulai 15 Juli, pelancong internasional tidak perlu lagi menunjukkan tes PCR negatif dan kelas tatap muka akan dilanjutkan untuk anak-anak pra-sekolah hingga mahasiswa.

    PRANCIS

    Seorang pelanggan menikmati minuman di teras kafe dan restoran Les Deux Magots, ketika kafe, bar, dan restoran membuka kembali teras mereka setelah tutup selama berbulan-bulan, di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19), di Paris, Prancis, 19 Mei , 2021. [REUTERS / Christian Hartmann]

    Prancis mengakhiri jam malam nasional pada 20 Juni, 10 hari lebih awal dari yang dijadwalkan, sementara masker tidak lagi diperlukan di luar ruangan.

    Klub malam dapat dibuka kembali mulai 9 Juli.

    Pada 9 Juni, Prancis membuka kembali kafe, bar, dan restoran sepenuhnya. Tempat olahraga, spa, kolam renang, dan kasino juga kembali beroperasi.

    Toko, museum, bioskop, dan teater dibuka kembali pada 19 Mei.

    JERMAN

    Jerman melonggarkan pembatasan untuk orang yang sepenuhnya divaksinasi atau pulih dari virus mulai 9 Mei, mencabut jam malam dan aturan karantina serta kewajiban untuk memberikan hasil tes negatif untuk mengunjungi penata rambut, kebun binatang, atau berbelanja.

    Sejak 12 Mei, para pelancong dapat memasuki Jerman tanpa perlu dikarantina, kecuali mereka yang datang dari daerah berisiko.

    Peringatan perjalanan umum untuk wilayah berisiko yang memiliki insiden virus corona tujuh hari berturut-turut di bawah 200 akan dicabut mulai 1 Juli.

    Jerman menargetkan konser luar ruangan musim panas ini, dengan jarak sosial dan pengujian Covid-19 untuk peserta, dan suporter bisa menonton pertandingan sepak bola langsung pada bulan Agustus.

    Aturan yang memaksa perusahaan untuk mengizinkan bekerja dari rumah akan dicabut pada 30 Juni.

    INDIA

    Pada 14 Juni, semua toko dan mal di New Delhi dibuka kembali meskipun bar, gym, salon, bioskop, dan taman tetap tutup.

    Monumen di bawah kepengurusan pemerintah federal dibuka untuk turis pada 16 Juni.

    Beberapa bisnis di Tamil Nadu diizinkan untuk membawa kembali 50% karyawan dan salon serta toko minuman keras dibuka kembali. Layanan bus dibuka kembali pada 21 Juni.

    Di Bengaluru, ibu kota negara bagian Karnataka, pihak berwenang mengizinkan pembukaan kembali sebagian bisnis, meskipun jam malam tetap diberlakukan.

    Mulai 7 Juni, negara bagian Maharashtra mengizinkan mal, bioskop, restoran, dan kantor buka secara teratur di distrik-distrik di mana tingkat positifnya turun di bawah 5%.

    ISRAEL

    Israel membuka kembali perbatasan untuk turis pada 23 Mei. Di bawah program percontohan, Israel memberi lampu hijau untuk kunjungan oleh 20 kelompok antara lima dan 30 turis dari negara-negara termasuk Amerika Serikat, Inggris dan Jerman. Israel akan mengizinkan wisatawan individu masuk mulai Juli.

    Mulai 15 Juni, warga dapat berhenti memakai masker di dalam ruangan, kecuali untuk pasien atau staf yang tidak divaksinasi di fasilitas medis, orang dalam perjalanan ke karantina, dan penumpang dalam penerbangan komersial.

    ITALIA

    Bar kopi Italia, restoran, bioskop, dan teater dibuka kembali sebagian di sebagian besar wilayah pada 26 April. Layanan dalam ruangan di restoran dilanjutkan mulai 1 Juni.

    Italia mencabut pembatasan karantina bagi pelancong yang datang dari negara-negara Eropa dan Schengen, serta Inggris dan Israel, mulai 15 Mei.

    Jam malam dicabut mulai 21 Juni dan mengenakan masker di luar ruangan tidak akan diwajibkan mulai 28 Juni.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...