Netizen Vietnam Diminta Gunakan Identitas Asli dan Berkata Baik

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Twitter.[REUTERS]

    Logo Twitter.[REUTERS]

    TEMPO.CO, - Pemerintah Vietnam meminta pengguna media sosial membuat akun menggunakan identitas asli dan berbagi informasi dari sumber resmi. Netizen di Vietnam juga diminta menghindari mengunggah konten yang melanggar hukum, mengandung bahasa yang buruk, atau mengiklankan layanan ilegal.

    Aturan-aturan tersebut tertuang dalam pedoman nasional tentang perilaku di media sosial yang baru diluncurkan Kamis kemarin oleh pemerintah. Pengguna media sosial diharapkan memposting konten positif tentang negara itu.

    “Pengguna media sosial didorong untuk mempromosikan keindahan pemandangan, masyarakat dan budaya Vietnam, dan menyebarkan cerita baik tentang orang baik,” bunyi kode tersebut seperti dikutip dari Reuters, Sabtu, 19 Juni 2021.

    Selain itu, pemerintah juga mewajibkan Seluruh pegawai negeri agar melaporkan konten-konten atau informasi yang melanggar aturan kepada atasan mereka.

    Meski pemerintah Vietnam mengatur perilaku bermedia sosial, mereka menoleransi sedikit kritik. Hanya kontrol ketat atas media tetap pemerintah pertahankan.

    Seperti diketahui dalam beberapa tahun terakhir, Partai Komunis yang berkuasa memimpin tindakan keras terhadap para kritikus dan aktivis dengan beberapa di antaranya menjalani hukuman penjara yang lama karena konten di Facebook dan YouTube.

    Pada November tahun lalu, misalnya, Reuters melaporkan bahwa pihak berwenang Vietnam mengancam akan menutup Facebook jika raksasa media sosial itu tidak tunduk pada tekanan pemerintah dalam menyensor lebih banyak konten politik lokal di platform tersebut.

    Vietnam adalah pasar utama untuk Facebook, yang melayani sekitar 60 juta pengguna di negara itu dan menghasilkan pendapatan hampir US$1 miliar, menurut sumber yang mengetahui angka tersebut.

    Kode etik baru tersebut mengharuskan penyedia media sosial di Vietnam mengikuti hukum di sana ketika pihak berwenang memimta untuk menghapus konten dari platform mereka. Tidak jelas sejauh mana keputusan itu mengikat secara hukum, atau bagaimana itu akan ditegakkan.

    Baca juga: Vietnam Buat Aturan dalam Penggunaan Media Sosial

    Sumber: REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...