Perketat Pengendalian COVID-19, Makan Bersama Hanya Boleh 2 Orang di Singapura

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang makan di luar ruangan sebelum pemberlakuan lockdown pada hari Minggu, karena lonjakan kasus penyakit coronavirus (COVID-19) di Singapura ,14 Mei 2021. Selama Lockdown, warga dilarang makan di restoran dan pekerja diharap dapat bekerja dari rumah. REUTERS/Caroline Chia

    Orang-orang makan di luar ruangan sebelum pemberlakuan lockdown pada hari Minggu, karena lonjakan kasus penyakit coronavirus (COVID-19) di Singapura ,14 Mei 2021. Selama Lockdown, warga dilarang makan di restoran dan pekerja diharap dapat bekerja dari rumah. REUTERS/Caroline Chia

    TEMPO.CO, Jakarta - Mulai 21 Juni 2021, warga Singapura diperbolehkan untuk makan di restoran lagi. Namun, untuk memastikan restoran tidak menjadi cluster baru, Pemerintah Singapura membatasi besaran kelompok yang boleh makan bersama di Restoran. Dari yang sebelumnya direncanakan lima orang, Pemerintah Singapura sekarang hanya memperbolehkan dua orang saja.

    Hal itu diungkapkan Singapura dalam pengumuman rencana pelonggaran pembatasan sosial, Jumat, 18 Juni 2021. Dalam pernyataannya, Pemerintah Singapura menyatakan rencana pelonggaran mereka kalibrasi ulang karena mulai muncul kasus-kasus baru yang berkaitan dengan tempat makan.

    "Sayangnya, kami tidak bisa lanjut dengan rencana pelonggaran tahap kedua kami karena wabah terbaru di Bukit Merah (View and Market Centre). Sekarang, kami merancang ulang rencana kami," ujar Co-Chair dari Satgas COVID-19 Singapura, Lawrence Wong.

    Wong memperjelas kebijakan soal makan di restoran dengan mengatakan bahwa pembatasan dua orang hanya berlaku untuk mereka yang berasal dari rumah tangga berbeda. Jika rombongan berasal dari rumah tangga yang sama, Wong mengatakan rombongan itu boleh makan bersama, namun satu meja hanya boleh untuk dua orang.

    ADVERTISEMENT

    Orang-orang yang memakai masker berpergian sebelum pemberlakuan lockdown di Singapura, 14 Mei 2021. Singapura kembali menerapkan lockdown setelah ditemukan 24 kasus Covid-19 penularan lokal untuk hari kedua berturut-turut, jumlah harian tertinggi sejak September tahun lalu. REUTERS/Caroline Chia

    Sebagai contoh, jika rombongan yang datang adalah keluarga beranggotakan lima orang, maka mereka harus dipisah-pisahkan dalam tiga meja. 

    "Jadi, jika anda datang bersama rombongan dari rumah tangga berbeda, maka kamu tidak akan dilayani, membuat reservasi, ataupun memakai lebih dari satu meja," ujar Wong.

    Pembatasan serupa, kata Wong, akan berlaku untuk gym. Untuk Gym, maksimum hanya boleh dua orang berlatih bersama tanpa masker. Jika menggunakan masker, maka batas maksimal isi rombongan adalah lima orang. Jarak satu sama lain harus dua meter. Adapun batas maksimal isi gym adalah 30 orang, termasuk instruktur.

    "Untuk pernikahan, resepsi belum boleh digelar hingga pertengahan juli. Pernikahan adalah aktivitas beresiko tinggi di mana tamu cenderung bersosialisasi satu sama lain untuk waktu yang lama," ujar Wong

    Menurut data WorldOMeter, Singapura tercatat memiliki 62.382 kasus dan 34 kematian akibat COVID-19.

    Baca juga: Kematian Akibat Covid-19 di Singapura Melampaui Kematian Wabah SARS

    ISTMAN MP | CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...