Puluhan Tentara Jerman Dipecat karena Menyanyikan Lagu Ulang Tahun Adolf Hitler

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Jerman dari kelompok tempur negara-negara NATO eFP bersiap-siap saat mengikuti kompetisi menembak jitu di Rukla, Lithuania, 13 September 2017. REUTERS/Ints Kalnins

    Tentara Jerman dari kelompok tempur negara-negara NATO eFP bersiap-siap saat mengikuti kompetisi menembak jitu di Rukla, Lithuania, 13 September 2017. REUTERS/Ints Kalnins

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekitar 30 tentara Jerman ditarik dari dinas di Lithuania dan komandannya menghadapi pemecatan, setelah mereka dituduh membuat pernyataan rasis dan anti-Semit, melakukan kekerasan seksual, dan menyanyikan lagu ulang tahun Adolf Hitler, kata seorang juru bicara militer Jerman.

    Para prajurit berada di Lituania sebagai bagian dari misi Enhanced Forward Presence NATO yang memberikan perlindungan ke Lituania, Latvia, dan Estonia untuk menghadapi agresi Rusia.

    Der Spiegel sebelumnya melaporkan bahwa beberapa tentara Jerman mabuk berat di sebuah hotel sehingga polisi militer harus dipanggil. Penyelidikan lebih lanjut menemukan bahwa tentara telah menyanyikan lagu ulang tahun untuk pemimpin Nazi Adolf Hitler pada pertemuan sebelumnya.

    "Selain melanggar sumpah mereka, para tentara itu dituduh menyinggung dengan nada rasis dan anti-Semit dan menunjukkan perilaku ekstremis," kata juru bicara militer Jerman, dikutip dari Reuters, 16 Juni 2021.

    Mereka akan kembali ke Jerman pada hari Kamis, katanya.

    "Perilaku seperti itu tidak hanya tidak bisa dimaafkan tetapi juga membuat kita semua malu," kata jubir militer Jerman.

    Sebagian besar kebijakan luar negeri Jerman pascaperang telah difokuskan untuk menunjukkan penebusan atas kejahatan Reich Ketiga Hitler, yang membunuh jutaan orang dalam Holocaust orang Yahudi Eropa, salah satu kejahatan terburuk dalam sejarah manusia.

    Banyak contoh di mana beberapa anggota polisi dan militer ditemukan menunjukkan simpati Nazi telah mengumpulkan perhatian besar dari pihak berwenang dan media.

    Penempatan Jerman di Baltik timur telah menambah kepekaan sejak tentaranya terakhir bertugas di sana dalam Perang Dunia Kedua, di mana mereka dan anggota SS Jerman melakukan beberapa kejahatan perang paling berdarah dalam wilayah barat Uni Soviet.

    Penyelidikan juga menemukan bahwa 569 butir amunisi hilang dari inventaris, meskipun ini bisa jadi karena tentara salah menghitung pada akhir latihan menembak.

    Inspektur Jenderal militer Jerman telah meminta maaf kepada rekannya dari Lituania atas perilaku tentara Jerman, kata juru bicara militer Jerman.

    Baca juga: 92 Tahun Kelahiran Anne Frank, Gadis Korban Nazi Penulis Buku Harian Inspirasi

    REUTERS | DER SPIEGEL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.