Rusia Puji Langkah UEFA Minta Ukraina Hapus Slogan dari Jersey

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Ukraina. REUTERS

    Timnas Ukraina. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Rusia mengapresiasi langkah Asosiasi Sepakbola Eropa (UEFA) yang memerintahkan Ukraina untuk menghapus slogan "Glory to Our Heroes" pada jersey tim sepakbolanya. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan hal itu harus dilakukan karena lapangan sepakbola bukan medan pertempuran apalagi politis.

    "Olahraga bukanlah medan pertempuran, tetapi tempat untuk kompetisi. Bukan arena politis juga, tetapi arena atletis. Jadilah pahlawan dalam bidang olahraga dan kalian akan berjaya," ujar Zakharova yang terang-terangan ditujukan kepada Ukraina, dikutip dari Al Jazeera, Kamis, 10 Juni 2021.

    Perihal kritik soal peta di jersey Ukraina mengikutkan Krimea maupun Donbass, Zakharova tidak memberikan tanggapan apapun. Ia malah kembali menyinggung bahwa kejayaan di lapangan olahraga didapat bukan dari slogan nasionalis.

    Diberitakan sebelumnya, Rusia mengirimkan surat keberatan kepada UEFA soal desain jersey timnas Ukraina. Menurut mereka, desain jersey timnas Ukraina adalah provokasi politik karena mencantumkan slogan "Glory to Our Heroes" serta peta yang mencakup Krimea.

    Asosiasi Sepak Bola Eropa, UEFA, meminta Timnas Ukraina untuk menghapus slogan "Glory to Our Heroes" yang tercantum di dalam jersey timnas mereka. UEFA menganggap slogan itu terlalu politis untuk tampil di Euro 2020 (Sumber: Reuters)

    Rusia wajar menganggapnya provokasi politik. Slogan "Glory to Our Heroes" (Jayalah Pahlawan Kami) mencapai kepopulerannya pada tahun 2014 lalul. Saat itu, kelompok oposisi menggunakannya sebagai yel yel dalam upaya melengserkan pemimpin Ukraina bekingan Rusia, Viktor Yanukovich 

    Sementara itu, soal Krimea dan Donbass, statusnya kerap diperdebatkan oleh Ukraina dan Rusia. Puncaknya terjadi pada April lalu ketika Rusia melakukan konsentrasi militer di kawasan perbatasan timur Ukraina dan Krimea. Di kedua lokasi, Rusia menerjunkan 80 personil militernya, lengkap dengan persenjataan.

    Ukraina menganggap aksi Rusia tersebut sebagai ajakan berperang. Sebab, tak jauh dari lokasi konsentrasi berdiri kawasan Donbass. Donbass adalah wilayah di mana kelompok separatis pro-Kremlin berperang dengan militer Ukraina. Menurut Ukraina, Rusia berniat membantu separatis tersebut dan mengklaim Donbass. 

    UEFA menyakini slogan "Glory to Our Heroes" berkaitan dengan ketegangan tersebut. Oleh karenanya, mereka meminta slogan dihapus. Perihal gambar peta Ukraina yang mengikutkan Krimea dan Donbass di jersey, UEFA tak mempermasalahkannya.

    Baca juga: Jersey Baru Timnas Sepak Bola Ukraina Bikin Marah Rusia


    ISTMAN MP | AL JAZEERA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.