Denmark Perbolehkan Warga Lepas Masker untuk Nonton Euro 2020

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjualan jersey Timnas Italia dan Turki di Stadio Olimpico Roma menjelang laga pembuka Euro 2020. REUTERS/Alberto Lingria

    Penjualan jersey Timnas Italia dan Turki di Stadio Olimpico Roma menjelang laga pembuka Euro 2020. REUTERS/Alberto Lingria

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengikuti langkah Amerika, Denmark mulai memperbolehkan warganya untuk melepas masker. Dikutip dari kantor berita Reuters, pemakaian masker tak lagi menjadi hal wajib per 14 Juni 2021 seiring dengan makin terkendalinya pandemi di Denmark.

    Pemerintah Denmark pun menegaskan bahwa pelonggaran tersebut juga berlaku untuk pertandingan-pertandingan Euro 2020 (2021) yang berlangsung di Copenhagen. Dalam event pertandingan sepakbola itu, kata mereka, supporter asal Denmark juga boleh hadir tanpa masker.

    "Perkembangan pandemi COVID-19 di Denmark berada dalam kondisi yang terkendali. Di saat bersamaan, kampanye vaksinasi terus berjalan dengan cepat," ujar Menteri Kehakiman Denmark, Nick Haekkerup, dalam keterangan persnya, Kamis, 10 Juni 2021.

    Meski warga diperbolehkan untuk tidak pakai masker lagi, pengecualian berlaku untuk lokasi tertentu. Salah satu di antaranya adalah transportasi publik. Warga yang berdiri ketika menaiki transportasi publik wajib menggunakan masker menurut aturan Denmark yang baru.

    Khusus event Euro 2020, yang akan dibuka pada 11 Juni dan berakhir pada 11 Juli, Denmark menambah jumlah penonton yang diperbolehkan hadir. Dari yang awalnya 16 ribu, Denmark sekarang memperbolehkan 25 ribu orang hadir dalam satu stadion.

    Asosiasi Sepakbola Denmark (DBU) mengapresiasi kebijakan-kebijakan pandemi COVID-19 yang diambil pemerintah Denmark. Walau begitu, mereka mengatakan batas maksimal jumlah penonton terbaru tidak akan langsung mereka terapkan atas alasan keamanan.

    Denmark diagendakan bakal bertemu dengan Finlandia, Belgia, dan Rusia di Parken Stadium, Euro 2020. Parken Stadium pun akan menjadi salah satu lokasi dari 16 pertandingan terakhir.

    Per berita ini ditulis, Denmark tercatat memiliki 288 ribu kasus dan 2500 kematian akibat COVID-19. Namun, di saat banyak negara berhadapan dengan kenaikan jumlah kasus COVID-19 harian, Denmark tidak mengalami kasus serupa. Jumlah kasus per hari konsisten di bawah 1000 berkat lockdown dan vaksinasi yang sudah mencapai 3,8 juta dosis. 

    Baca juga: Angela Merkel dan Macron Sesalkan Aksi Denmark dan AS yang Memata-matai Sekutu

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.