Rusia Adakan Kontes Kecantikan untuk Sipir Penjara

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta kontes kecantikan sipir penjara Rusia. Foto: pda.fsin.gov.ru

    Peserta kontes kecantikan sipir penjara Rusia. Foto: pda.fsin.gov.ru

    TEMPO.CO, - Layanan Lembaga Pemasyarakatan Federal Rusia mengadakan Miss Penal System atau kontes kecantikan untuk para sipir penjara. Sebanyak 12 kandidat sipir wanita harus bersaing untuk dinobatkan sebagai lock-up lady of the year.

    Ke-12 finalis tersebut berhasil maju ke babak utama setelah menyingkirkan 100 kontestan lainnya dalam kompetisi lokal di wilayah masing-masing. Para sipir wanita ini datang dari seluruh negeri, termasuk Murmansk di ujung utara dan Sakhalin di Timur Jauh.

    Pemungutan suara untuk menentukan siapa pemenangnya dilakukan mulai 7 Juni kemarin hingga 11 juni.

    Pada hari kedua pemungutan suara, sipir bernama Diana Sat, dari Republik kecil Tuva, di Siberia selatan, untuk sementara duduk di peringkat pertama.

    Lembaga Pemasyarakatan bukanlah lembaga pemerintah Rusia pertama yang mempromosikan karyanya melalui kontes kecantikan wanita. Pada 2019, Garda Nasional (Rosgvardia) mengadakan kompetisinya sendiri – 'Beauty of Rosgvardia' – yang dimenangkan oleh petugas polisi Anna Khramtsova dari Wilayah Sverdlovsk.

    Atas kemenangannya itu, Khramtsova kian popularitas di Instagram. Namun akhirnya ia dipecat karena diduga menimbulkan kecemburuan dari rekan-rekan wanitanya. Sementara pihak berwenang mengatakan dia dipecat setelah memposting video di Instagram dari dalam fasilitas Rosgvardia, yang berpotensi melanggar keamanan.

    The 'Beauty of Rosgvardia' berusaha untuk melawan pemecatannya melalui pengadilan, tetapi bandingnya "ditolak sepenuhnya."

    Kontes kecantikan baru ini bukan satu-satunya inisiatif dari Lembaga Pemasyarakatan Federal. Bulan lalu, sebuah penjara di kota terbesar ketiga Rusia, Novosibirsk, mengungkapkan bahwa mereka telah memasang kotak telepon merah bergaya Inggris untuk menghias ruangan yang digunakan narapidana untuk menelepon ke dunia luar.

    Baca juga: Rusia Mau Singkirkan Dolar AS, Beralih ke Euro dan Emas

    Sumber: RUSIA TODAY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.