Umat Islam di Manila Akhirnya Memiliki Pemakaman Khusus

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemakaman khusus umat Islam di Manila, Filipina, diresmikan oleh Wali Kota Manila Isko Moreno pada Selasa, 8 Juni 2021. Foto: Facebook Isko Moreno

    Pemakaman khusus umat Islam di Manila, Filipina, diresmikan oleh Wali Kota Manila Isko Moreno pada Selasa, 8 Juni 2021. Foto: Facebook Isko Moreno

    TEMPO.CO, - Pemerintah kota Manila meresmikan pemakaman Islam pertama dan aula budaya untuk memberikan penghormatan kepada umat Islam yang telah membawa kehormatan bagi ibu kota Filipina itu.

    Wali Kota Isko Moreno memimpin pembukaan pemakaman Islam di dalam Pemakaman Selatan Manila di distrik San Andres sebagai bagian dari peringatan 450 tahun berdirinya kota tersebut.

    “Umat Islam telah lama diabaikan oleh pemerintah daerah bahkan sebagai sejarah kota menunjukkan bahwa bahkan sebelum Spanyol datang, Manila telah menjadi tanah para raja,” kata Moreno dikutip dari Phil Star, Kamis, 10 Juni 2021.

    Moreno hadir bersama Wakil Wali Kota Honey Lacuna, direktur Biro Urusan Muslim Shey Sakaluran Mohammad, dan pejabat lokal lainnya.

    Dia mengatakan pemakaman seluas 2.400 meter persegi itu akan berfungsi sebagai simbol untuk mengingatkan kaum muda tentang sejarah, budaya dan tradisi Manila.

    “Mereka akan diingatkan akan eksistensi dan rasa memiliki yang berkesinambungan sehingga bias dan prasangka bisa kami hapus. Bagaimanapun, kami semua adalah orang Filipina," ucap Moreno.

    Wali Kota mengatakan pemakaman itu dibangun untuk mengatasi perjuangan warga muslim yang kerap kesulitan menguburkan kerabatnya karena kurangnya tempat pemakaman yang layak di kota.

    Shey Sakaluran Mohammad mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah kota. “Tidak ada wali kota Manila yang berbuat lebih banyak untuk saudara dan saudari muslim kami dan telah membela kami seperti yang dilakukan Isko Moreno,” katanya

    Pembukaan pemakaman muslim di Manila ini membuat daerah lain di Filipina, Manguindanao, ingin melakukan hal serupa. Anggota parlemen di sana, Esmael Mangudadatu, mengusulkan RUU yang mengharuskan pemerintah daerah lainnya untuk membangun pemakaman muslim.

    Baca juga: Polisi Filipina Diduga Tembak Rekannya Karena Kalah Adu Panco

    Sumber: PHIL STAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...