Soal Jemaah Haji, India Masih Tunggu Keputusan Arab Saudi

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah umat muslim melakukan tawaf dengan menerapkan social distancing saat melaksanakan ibadah hajidi tengah pandemi Covid-19 di Mekah, Arab Saudi, 29 Juli 2020. Di tengah pandemi Covid-19 pelaksanaan haji terbatas hanya sekitar 1.000 jemaah saja. Saudi Ministry of Media/Handout via REUTERS

    Sejumlah umat muslim melakukan tawaf dengan menerapkan social distancing saat melaksanakan ibadah hajidi tengah pandemi Covid-19 di Mekah, Arab Saudi, 29 Juli 2020. Di tengah pandemi Covid-19 pelaksanaan haji terbatas hanya sekitar 1.000 jemaah saja. Saudi Ministry of Media/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, - Menteri Persatuan untuk urusan minoritas India Mukhtar Abbas Naqvi mengatakan masih menanti keputusan Arab Saudi sebelum menentukan apakah memberangkatkan jemaah haji atau tidak.

    Naqvi mengatakan, Perdana Menteri  Narendra Modi memastikan bahwa India akan mendukung keputusan pemerintah Saudi.

    "Haji akan tergantung pada keputusan pemerintah Arab Saudi. PM Narendra Modi mengatakan India akan mendukung pemerintah Saudi dalam keputusan mereka. Tahun lalu haji dibatalkan. Tahun ini belum ada yang diputuskan," kata Naqvi seperti dikutip dari Hindustan Times, Selasa, 8 Juni 2021.

    Pemerintah Arab Saudi tahun lalu melarang jemaah haji dari luar untuk membendung penyebaran penyakit virus corona (Covid-19). Hanya sejumlah kecil jemaah haji domestik yang diizinkan.

    Pembatasan tersebut adalah larangan pertama dalam sejarah baru-baru ini pada salah satu ibadah tahunan apa yang paling signifikan bagi umat Islam di seluruh dunia.

    Arab Saudi hanya mengizinkan 60 ribu jemaah haji tahun ini agar prosedur kesehatan dapat dijalankan dengan ketat. Dari jumlah tersebut, 15 ribu dialokasikan untuk jemaah domestik sementara 45 ribu sisanya bagi jemaah dari berbagai belahan dunia. Namun belum ada keputusan soal kuota dan negara mana saja yang diizinkan mengirim jemaah haji.

    Namun beberapa negara sudah mengambil keputusan lebih cepat untuk tidak memberangkatkan jemaah haji seperti Indonesia dan Singapura.

    Baca juga: Singapura tidak Kirim Jemaah Haji Tahun Ini

    Sumber: HINDUSTAN TIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.