Jika Tak Bahagia, Ya Cerai Saja!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, London: Anda benar, Jeng! Tak semua apa yang kita mau bisa kita dapatkan, termasuk urusan kebahagiaan dalam rumah tangga. Tapi, tak perlul juga Anda meniru kelakuan perempuan Inggris sampai seekstrem ini.

    Sekitar 66 persen para istri di Inggris lebih rela bercerai ketimbang melanjutkan perkawinan yang tidak bahagia, sedangkan tiga dari setiap lima wanita berpendapat seorang ayah perlu lebih bertanggung jawab terhadap anak-anaknya.

    Satu penelitian yang dilaporkan harian The Telegraph, Minggu (16/11) menyatakan, wanita di Inggris memandang usaha mengimbangi penghasilan dan rumah tangga sebagai tantangan terbesar dalam hidup mereka.

    Dalam penelitian yang dilakukan oleh YouGov, lembaga survei terkenal, untuk majalah wanita Inggris, Stella, mengungkapkan, hampir dua dari lima wanita menganggap diri mereka sebagai pejuang hak-hak ‘kaum hawa’.

    Sementara itu, sekitar 46 persen wanita berpendapat pasangan perlu tinggal bersama alias "kumpul kebo" sebelum menikah. Angka ini meningkat sampai 77 persen di kalangan wanita berusia 18 hingga 24 tahun, tetapi merosot dengan perbandingan satu dengan empat atau 27 persen di kalangan wanita berusia 55 tahun atau lebih.

    YouGov melakukan penelitian tersebut dengan mewawancarai lebih dari seribu wanita dari pelbagai latar belakang dan menanyakan semua soal mulai dari nilai keluarga, cara makan, pandangan mengenai pembedahan plastik, seks, dan karakter berbelanja.

    Penelitian itu juga menemukan kesehatan dan berat badan adalah isu utama wanita modern.

    Bobby Chandra


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.