Bush Ajak Khadafi Berdamai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Washington: Presiden Amerika Serikat George W Bush mengajak pemimpin Libya Muammar Khadafi mendiskusikan berakhirnya 'babak menyakitkan', antara kedua negara termasuk pemboman PanAm di atas Lockerbie, Skotlandia pada 1988.

    “Presiden Bush meminta pemimpin Libya Kolonel Khadafi puas dengan diimplemantasikannya perjanjian pada 31 Oktober,” kata juru bicara Keamanan Nasional Amerika Serikat Gordon Johndroe, mengomentari pembayaran US$ 1,5 miliar (Rp 59 triliun) sebagai kompensasi terhadap korban pemboman PanAm Selasa (18/11).

    Johndroe menyatakan optimistis Khadafi menyetujui ajakan 'damai' Bush. “Kedua pemimpin mendiskuksikan perjanjian ini seyoygyanya embantu menutup babak menyakitkan dalam sejarah kedua negara,” kata Johndroe.

    Pada 31 Oktober Libya membayar ke Amerika Serikat US$ 1,5 miliar, untuk menormalisasi hubungan negara dengan Abang Sam.

    AFP | Bagus Wijanarko


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...