Tentara Kanada Didakwa karena Beri Kue Ganja ke Pasukan Artileri Saat Latihan

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan Artileri Kanada saat latihan di New Brunswick, Kanada, 5 April 2019.[Cpl Nicolas Alonso, Tactics School, Combat Training Centre (CTC) Gagetown/via Canadian Military Family Magazine]

    Pasukan Artileri Kanada saat latihan di New Brunswick, Kanada, 5 April 2019.[Cpl Nicolas Alonso, Tactics School, Combat Training Centre (CTC) Gagetown/via Canadian Military Family Magazine]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang tentara Kanada menghadapi puluhan dakwaan setelah dia diduga memberikan kue mangkuk mengandung ganja ke unit artileri Kanada selama latihan menembak.

    Pasukan artileri yang tidak tahu kue itu mengandung ganja tiba-tiba mengalami paranoia, kelelahan, dan kebingungan, dan tidak menyadari kandungan psikoaktif yang diberi oleh Bombardier Chelsea Cogswell.

    "Beberapa anggota yang terkena dampak diduga tidak dapat menggunakan senjata yang aman dan latihan penanganan bahan peledak dengan benar," menurut ringkasan dakwaan hakim militer, dikutip dari CTV, 24 Mei 2021.

    Peristiwa itu terjadi pada Juli 2018 di Pusat Pelatihan Tempur tentara di CFB Gagetown di New Brunswick.

    Menurut dokumen pengadilan, Cogswell bertugas di kantin selama latihan untuk penembak Exercise Common Gunner, sebuah skenario pelatihan pertempuran intensif selama tiga minggu dengan Royal Canadian Artillery School.

    Cogswell, yang telah bertugas di pasukan reguler militer Kanada sejak Juni 2011, diduga menyiapkan kue mangkuk dan membagikannya kepada rekan-rekannya di unit baterai artileri.

    "Semua anggota W Battery yang mengonsumsi cupcake, kecuali satu, diduga mengalami gejala seperti dehidrasi, kepanasan, kelelahan, kebingungan, mulut kering dan paranoia," menurut catatan pengadilan.

    Staf medis merawat semua pasukan yang melaporkan gejala keracunan dan polisi militer dipanggil.

    Menurut juru bicara kantor Hakim Advokat Jenderal, Cogswell tidak dalam pengawasan pada saat dugaan pelanggaran, dan dia tetap menjadi anggota Angkatan Bersenjata Kanada.

    Insiden itu menandai pertama kalinya seorang anggota Angkatan Bersenjata Kanada didakwa memberikan ganja kepada rekan-rekannya tanpa persetujuan mereka, menurut Kantor Hakim Jenderal Pengacara.

    Bombardier Chelsea Cogswell menghadapi 18 dakwaan, termasuk delapan dakwaan pemberian zat berbahaya, sembilan dakwaan perilaku dengan pelanggaran ketertiban dan disiplin, dan satu dakwaan berperilaku tercela.

    Pengadilan militer dijadwalkan akan dimulai di New Brunswick pada bulan Agustus. Tidak ada satu pun tuduhan yang terbukti atau diuji di pengadilan.

    Jika terbukti bersalah memberikan kue ganja, Cogswell menghadapi hukuman dua tahun penjara atau hukuman yang lebih ringan.

    Baca juga: Sehari Setelah Dilegalkan, Persediaan Ganja Kanada Menipis

    CTV


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.