Kebakaran di Den Haag Hanguskan Blok Apartemen dan Masjid

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Api menjalar dari apartemen ke apartemen di Den Haag, Belanda, 20 Mei 2021.[ANP DISTRICT8/Dutchnews.nl]

    Api menjalar dari apartemen ke apartemen di Den Haag, Belanda, 20 Mei 2021.[ANP DISTRICT8/Dutchnews.nl]

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebakaran di Den Haag, Belanda, menghanguskan blok apartemen dan masjid pada Kamis dini hari, mengakibatkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal.

    Televisi lokal Omroep West melaporkan 40 keluarga kehilangan tempat tinggal akibat insiden ini, menurut pemadan kebakaran, dikutip dari Dutchnews, 20 Mei 2021.

    Kebakaran terjadi sekitar pukul 3 pagi di salah satu apartemen di distrik Schilderswijk kota. Api menyebar dengan cepat ke apartemen lain, dan kemudian mencapai masjid yang merupakan bagian dari kompleks.

    Sejauh ini tidak ada yang diperkirakan terluka dalam kobaran api, yang pada pukul 1 siang masih belum terkendali sepenuhnya.

    "Ini rumah saya," kata seorang pria. "Saya memanggil semua tetangga saya untuk pergi keluar, termasuk seorang perempuan hamil. Untung tidak ada yang meninggal. Itu adalah hal yang paling penting. Harta tidak penting, selama orang bertahan hidup."

    Seorang pekerja masjid mengatakan kepada stasiun televisi NOS bangunan masjid rusak parah dan seribu Al Quran terbakar. "Ini benar-benar kerugian yang besar," katanya.

    Puluhan rumah dievakuasi dan beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah, NL Times melaporkan.

    "Sangat intens. Ini tidak normal. Saya tidak tahu harus berkata apa," kata seorang penduduk Omroep West. "Orang Bulgaria, di antara korban lain, tinggal di sana. Mereka harus meninggalkan rumah mereka. Mereka menyimpan uang mereka di rumah, jadi sekarang mereka kehilangan segalanya. Saya pikir ini sangat menyedihkan, itu membuat saya menangis."

    Petugas pemadam kebakaran mengerahkan mobil derek untuk memadamkan api, dan berbagai drone untuk memantau api. Sebagai tindakan pencegahan, blok permukiman di dekat jalan Joris van der Haagestraat juga telah dibersihkan.

    Dalam satu jam pertama tanggap darurat, petugas pemadam kebakaran menaikkan alarm dua kali untuk meminta bantuan lebih lanjut.

    "Api menjalar sangat cepat. Belum terkendali," kata perwakilan pemadam kebakaran.

    Petugas pemadam kebakaran berharap dapat memadamkan api setidaknya hingga pukul 10.00 pagi waktu setempat.

    Wali Kota Jan van Zanen dilaporkan juga telah tiba di lokasi kejadian. Tempat penampungan sementara didirikan untuk orang-orang yang kehilangan tempat tinggal. Lalu lintas trem di kawasan itu juga dialihkan.

    Penyebab kebakaran di Den Haag tersebut saat ini sedang diselidiki.

    Baca juga: Jutaan Website di Prancis Lumpuh Akibat Kebakaran di Pusat Data

    DUTCHNEWS | NL TIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.