Erdogan Ajak Putin Bawa Isu Israel ke Dewan Keamanan PBB

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Presiden Turki Tayyip Erdogan selama konferensi pers setelah pembicaraan mereka di Sochi, Rusia 22 Oktober 2019. [Sputnik / Alexei Druzhinin / Kremlin via REUTERS]

    Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Presiden Turki Tayyip Erdogan selama konferensi pers setelah pembicaraan mereka di Sochi, Rusia 22 Oktober 2019. [Sputnik / Alexei Druzhinin / Kremlin via REUTERS]

    TEMPO.CO, - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hari ini telah berkomunikasi via telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas serangan Israel terhadap Palestina.

    Kepada Putin, Erdogan mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) harus segera mengintervensi guna menghentikan serangan itu. Ia meminta DK PBB mengeluarkan pernyataan yang jelas dan tegas mengenai Israel, seperti dikutip dari Daily Sabah, Rabu, 12 Mei 2021.

    Erdogan mengatakan mengirim pasukan penjaga perdamaian internasional untuk melindungi Palestina adalah sesuatu yang harus dipertimbangkan. Ia hakulyakin Turki dan Rusia bisa kerja sama terkait hal ini di PBB.

    Tentara Israel melakukan serangan udara mematikan terhadap Gaza Rabu pagi. Kelompok Hamas membalasnya dengan melontarkan roket. Hal ini menyusul serangan Israel terhadap warga Palestina di Masjid Al-Aqsa dan upaya pengusiran di Sheikh Jarrah pada pekan lalu.

    ADVERTISEMENT

    Jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel ke Palestina terus bertambah. Kementerian Kesehatan Jalur Gaza mengatakan 43 orang tewas di wilayah itu sejak Senin.

    Israel melakukan ratusan serangan udara di Gaza pada hari Rabu dan militan Palestina membalas dengan menembakkan beberapa serangan roket ke Tel Aviv dan kota selatan Beersheba. Di pihak Israel, enam orang tewas.

    Seperti diberitakan Reuters, Rabu, 12 Mei 2021, sebuah apartemen bertingkat di Gaza runtuh setelah Israel memperingatkan penghuninya sebelumnya untuk mengungsi, dan satu lagi rusak berat, setelah mereka terkena serangan udara.

    Israel mengatakan pesawat tempurnya telah menargetkan dan menewaskan beberapa pemimpin intelijen kelompok Islam Hamas pada Rabu pagi. Serangan lain menghantam tempat yang dianggap lokasi peluncuran roket, kantor Hamas, dan rumah para pemimpin Hamas.

    Baca juga: Indonesia Desak DKK PBB Respon Tegas Ketegangan Palestina - Israel di Gaza

    Sumber: DAILY SABAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...