Joe Biden Restrukturisasi Pengungsi yang Boleh Masuk Amerika Jadi 62 Ribu


TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Senin, 3 Mei 2021, mengumumkan telah merestrukturisasi sebuah rencana untuk meningkatkan penerimaan pengungsi pada tahun ini menjadi 62.500 orang. keputusan itu diambil setelah hujan kritik yang mencibir rendahnya jumlah penerimaan pengungsi yang ditetapkan sebelumnya.

Restrukturisasi ini dilakukan Biden dua pekan setelah pemerintahannya mengumumkan hanya akan menerima 15 ribu pengungsi masuk ke negara itu. Jumlah tersebut, bahkan lebih sedikit dari yang pernah ditetapkan oleh mantan Presiden Donald Trump.   

Dalam sebuah pernyataan, Biden mengatakan tindakannya untuk melakukan restrukturisasi jumlah pengungsi yang boleh masuk Amerika Serikat karena jumlah sebelumnya (15 ribu) tidak merefleksikan nilai-nilai Amerika Serikat yang membuka pintu kepada para pengungsi dan mendukung mereka.

“Penting untuk mengambil tindakan menghapus segala keraguan yang ada di benak para pengungsi diseluruh dunia, yang sudah sangat menderita dan gelisah menunggu untuk memulai hidup mereka yang baru,” kata Biden.

Bagian baru dari tembok perbatasan digambarkan di samping potongan pagar yang lebih tua setelah Presiden AS Joe Biden menandatangani perintah eksekutif yang menghentikan pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko, di Sunland Park, New Mexico AS, 22 Januari 2021. REUTERS/Paul Ratje

Biden sebelumnya berjanji untuk meningkatkan jumlah pengungsi yang akan diterima Amerika Serikat, namun dia mengejutkan sekutu-sekutunya ketika malah menetapkan akan menerima sekitar 15 ribu pengungsi. Ketika itu, Biden waswas dengan dampak buruk yang mungkin terjadi dengan tingginya jumlah migran yang melintasi wilayah perbatasan selatan Amerika Serikat dengan Meksiko.

Sedangkan dalam pemerintahan sebelumnya, Trump terus memangkas jumlah pengungsi yang boleh masuk Amerika Serikat. Sumber di Pemerintahan Biden mengatakan dengan pemangkasan yang dilakukan Trump itu, maka sulit jika jumlah pengungsi yang akan diterima Biden dinaikkan dalam tempo cepat.

Program pengungsi ini berbeda dengan sistem pencari suaka bagi migran. Pengungsi datang dari berbagai negara di dunia, banyak dari mereka datang karena menyelamatkan diri dari konflik. Para pengungsi dalam program ini, juga melalui serangkaian pemeriksaan sebelum diperbolehkan masuk ke Amerika Serikat, tidak seperti migran yang tiba di perbatasan Amerika Serikat lalu mengajukan suaka.   

Baca juga: Pidato Joe Biden di Hadapan Kongres Peringatkan Pengaruh Cina

Sumber: Reuters






Satu Keluarga Keturunan India Menghilang, Terduga Penculik Coba Bunuh Diri

8 jam lalu

Satu Keluarga Keturunan India Menghilang, Terduga Penculik Coba Bunuh Diri

Seorang pria yang diduga penculik sebuah keluarga dari California, AS, ditahan etelah mencoba untuk bunuh diri.


Banjir Jakarta, 361 Pengungsi Ditampung di 3 Lokasi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur

10 jam lalu

Banjir Jakarta, 361 Pengungsi Ditampung di 3 Lokasi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur

BPBD DKI Jakarta menampung sebanyak 361 jiwa pengungsi di tiga lokasi Jakarta Selatan dan satu di Jakarta Timur akibat banjir Jakarta.


Ingin Jadi Warga Rusia, Eks Marinir AS Serang Polisi dan Dipenjara 4,5 Tahun

14 jam lalu

Ingin Jadi Warga Rusia, Eks Marinir AS Serang Polisi dan Dipenjara 4,5 Tahun

Mantan marinir AS Robert Gilman dijatuhi hukuman 4,5 tahun di Moskow karena menyerang polisi saat mabuk. Ia disebut-sebut ingin jadi warga Rusia.


Dituding Siapkan Senjata Nuklir Kiamat Poseidon, Ini Kata Rusia

22 jam lalu

Dituding Siapkan Senjata Nuklir Kiamat Poseidon, Ini Kata Rusia

Media Barat melaporkan Rusia sedang bersiap menguji super-torpedo Poseidon, yang sering disebut sebagai 'senjata Kiamat'


Militer Amerika Serikat Klaim Telah Menumpas Pimpinan Kelompok Al Shabaab

1 hari lalu

Militer Amerika Serikat Klaim Telah Menumpas Pimpinan Kelompok Al Shabaab

Militer Amerika Serikat mengklaim telah membunuh seorang pemimpin kelompok radikal al Shabaab dalam sebuah serangan udara sepanjang akhir pekan lalu


Badai Ian Tewaskan 100 Orang di Amerika Serikat

1 hari lalu

Badai Ian Tewaskan 100 Orang di Amerika Serikat

Korban tewas akibat Badai Ian di Amerika Serikat sudah mencapai 100 orang sampai Senin malam, sementara pencarian terus dilakukan


Noam Chomsky: AS Harus Buka Ruang Dialog Rusia Ukraina

1 hari lalu

Noam Chomsky: AS Harus Buka Ruang Dialog Rusia Ukraina

Noam Chomsky, filsuf politik asal Amerika Serikat meminta Washington untuk berhenti bertindak seolah mencegah negosiasi di antara Rusia Ukraina.


Donald Trump Menggugat CNN

1 hari lalu

Donald Trump Menggugat CNN

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi melayangkan tuntutan melawan CNN dengan tuduhan pencemaran nama baik


Gerombolan The Prediksi ke Amerika Serikat, Andre Taulany dkk Kunjungi Destinasi Wisata Ini

2 hari lalu

Gerombolan The Prediksi ke Amerika Serikat, Andre Taulany dkk Kunjungi Destinasi Wisata Ini

Andre Taulany dan anggota The Prediksi ke Amerika Serikat, destinasi wisata mana saja yang mereka datangi? Tentu Hollywood dan Route 66.


Menapaki Jejak Keterlibatan CIA dalam G30S

3 hari lalu

Menapaki Jejak Keterlibatan CIA dalam G30S

David T. Johnson, dalam bukunya mengungkapkan bahwa Amerika Serikat, melalui tangan-tangan CIA, turut terlibat dalam G30S pada 30 September 1965.